Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Airbus Rilis Konsep Pesawat Hidrogen

airbus, pesawat, konsep, hidrogen, energi, terbarukan
Teknologi industri penerbangan menuju ramah lingkungan (twitter.com/Airbus)

Airbus merilis konsep pesawat yang memiliki nol emisi bernama ZEROe. Pesawat tersebut dirancang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar utama. Perusahaan raksasa produsen pesawat dari Prancis itu memiliki ambisi besar sebagai pemimpin dekarbonisasi dalam industri kedirgantaraan.

Hidrogen sendiri telah digadang-gadang sebagai bahan bakar masa depan setelah disadari bahwa cadangan bahan bakar fosil menipis. Hidrogen mampu menghasilkan pembakaran yang efisien dan bersih sehingga tak menghasilkan emisi. Beberapa produsen mobil juga sudah mulai memproduksi mobil dengan bahan bakar hidrogen.

Nah, untuk pesawat masih sangat jarang dan penelitian serta pengembangan masih terus dilakukan. Karena itu, Airbus sebagai salah satu produsen pesawat terbesar di dunia, memiliki keinginan untuk membuat pesawat komersil berbahan bakar utama hidrogen agar tidak mencemari lingkungan. Rencananya, pesawat konsep yang dirancang oleh Airbus akan dapat digunakan secara komersial pada tahun 2035.

1. Pesawat Airbus Turbofan ZEROe

Ada tiga konsep pesawat yang dibuat oleh Airbus yaitu jet turbofan, turbo-prop dan blended-wing body (BWB). Melansir dari laman berita The Guardian, CEO Airbus Guillaume Faury mengatakan “konsep yang kami hadirkan hari ini menawarkan kepada dunia sekilas ambisi kami mendorong visi yang tegas untuk masa depan penerbangan bebas emisi” (21/9).

Desain dari pesawat Airbus ZEROe model turbofan seperti desain pesawat konvensional yang sering kita lihat saat ini. Namun bedanya pesawat tersebut menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar utama.

Dalam situs resminya, Airbus menjelaskan bahwa turbofan akan dilengkapi dengan dua mesin hybrid turbofan hidrogen sebagai daya dorong utama. Sistem penyimpanan dan distribusi hidrogen akan diletakkan di bagian belakang pesawat.

Melansir dari laman berita Reuters, pesawat yang terlihat seperti pesaat konvensional ini mampu membawa penumpang sebanyak 120 sampai dengan 200 orang. Pesawat Airbus Turbofan ZEROe dapat terbang hingga mencapai jangkauan 3.700 kilometer (22/9).

2. Pesawat Airbus Turboprop ZEROe

Jenis pesawat yang ditampilkan oleh Airbus dalam ambisinya sebagai pelopor pesawat bebas emisi adalah jenis turboprop. Pesawat jenis ini bakal menggunakan dua mesin hybrid turbo propeller berbahan bakar hidrogen. Pesawat ini terbang dengan daya jangkauan hingga 1.800 kilometer.

Dari infografis yang ditunjukkan dalam situs resmi Airbus, pesawat model turboprop mampu membawa penumpang hingga seratus orang. Pesawat jenis ini cocok untuk perjalanan jarak pendek.

3. Pesawat Airbus blended-wing body (BWB) ZEROe

Konsep yang ketiga yang dirilis oleh Airbus adalah konsep yang menyatukan antara sayap dan badan utama pesawat. Desain pesawat Airbus BWB dirancang futuristis dengan bentuk dasar segitiga, dengan bentang sayap yang lebar.

(Airbus.com)
Oleh sebab itu, pesawat ini akan memiliki pilihan penyimpanan dan distribusi hidrogen di bawah sayap, untuk disalurkan ke kedua mesin hybrid turbofan. Selain itu, jarak jangakauan yang ditempuh juga lebih jauh dan kapasitas penumpangnya bisa mencapai 200 orang.

Tantangan yang akan ditaklukkan oeh Airbus, dilansir dari laman berita Reuters, adalah teknologi untuk menyimpan hidrogen cair yang mudah menguap dengan aman selama penerbangan dalam kondisi suhu yang sangat dingin (22/9).

4. Pesawat ramah lingkungan

Perkiraan Airbus untuk memilih konsep pengembangan tersebut kemungkinan akan memakan waktu dari tiga hingga lima tahun. CEO Airbus, Faury memberikan penjelasan, “melakukan transisi menuju bahan bakar hidrogen membutuhkan keputusan tegas dari seluruh ekosistem penerbangan,” katanya seperti dilansir dari laman berita CNN, Senin (21/9).

Sebab itulah, Airbus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti maskapai penerbangan, perusahaan energi serta bandara. Investasi besar akan dibutuhkan untuk membangun infrastruktur agar pembuatan pesawat ramah lingkungan menjadi kenyataan. Ekosistem baru juga harus dibentuk demi menciptakan penerbangan yang ramah lingkungan.

5. Pesawat Zero Avia sukses melakukan penerbangan dengan bahan bakar hidrogen

Selain perusahaan besar Airbus, sebuah startup bernama Zero Avia sudah sukses melakukan uji penerbangan pesawat berbahan bakar hidrogen (BBH). Zero Avia melakukan uji terbang selama 20 menit di pusat pengembangannya di Cranfield, Inggris pada Rabu (23/9).

Namun, pesawat yang telah sukses diuji coba tersebut berukuran “kecil”. Pesawat tersebut hanya memuat 6 kursi saja. Meskipun begitu, pesawat telah sukses melakukan terbang dan mendarat tanpa bantuan bahan bakar fosil sedikitpun. Zero Avia mengklaim sebagai pembuat pesawat komersil BBH pertama yang sudah sukses melakukan uji coba penerbangan.

Zero Avia adalah startup yang didirikan oleh Valery Miftakhov dan sekaligus menjadi CEO startup tersebut.

Sebagai informasi, industri penerbangan menyumbang 3 persen emisi dari total emisi rumah kaca di Uni Eropa. Selain itu, penerbangan juga menyumbang lebih dari 2 persen emisi global. Industri penerbangan ini jika diandaikan sebuah negara, maka akan menempati peringkat 10 besar penghasil emisi terbanyak.

Itulah perkembangan teknologi terbarukan yang diikhtiari oleh para ilmuwan untuk memperbaiki lingkungan. Salah satunya dengan cara membuat inovasi industri kedirgantaraan BBH. Bumi telah mengalami nasib yang semakin mencemaskan dengan adanya emisi karbon yang merusak dan perubahan iklim yang mengkhawatirkan nasib peradaban manusia.

Posting Komentar untuk "Airbus Rilis Konsep Pesawat Hidrogen"