Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Teknologi Mobil Listrik Cina Siap Tantang Tesla

Mobil listrik adalah teknologi transportasi modern. Mobil listrik Tesla saat ini dinilai sebagai pelopor pasar. Namun Cina adalah pasar yang besar. Produk lokal bermunculan dan siap menantang dominasi mobil listrik Tesla.


teknologi transportasi modern, mobil listrik, mobil listrik murah, mobil listrik tesla, harga mobil listrik, mobil, listrik, cina, tesla,
Ilustrasi (Unsplash.com/Bram Van Oost)

Di Cina pada tahun 2020, mobil listrik yang terjual di negara itu mencapai 1,3 juta kendaraan. Jumlah tersebut adalah 40 persen dari jumlah total penjualan pasar di dunia. Tahun-tahun ke depan, Cina tetap akan jadi pasar potensial untuk mobil listrik.

Raksasa perusahaan Elon Musk juga sudah membuat mobil listrik Tesla di pabrik Shanghai, Cina. Hal itu dikarenakan untuk melayani pasar domestik yang berpeluang besar dan terus berkembang.

Di negeri Tirai Bambu, pada tahun 2020 lalu perusahaan mobil listrik Tesla meraup uang sebanyak 6,6 miliar dolar AS atau setara Rp.95,8 triliun. Padahal tahun 2019, perusahaan Musk itu hanya 2,98 miliar dolar AS atau setara Rp.43,2 triliun. 

Terjadi lonjakan besar lebih dari dua kali lipat. Jumlah penjualan di Cina mengambil 21 persen dari total penjualan mobil listrik Tesla. Meski terjadi lonjakan penjualan di Cina, pasar utama mobil listrik Tesla masih di Amerika Serikat.

Di pasar domestik Cina, kini Tesla menghadapi merek lokal. Harga mobil listrik yang ditawarkan tentu saja, lebih murah dari pada mobil listrik Tesla atau bersaing. Cina sudah terkenal dapat membuat produk dengan harga murah. Begitupun dengan harga mobil listrik yang ditawarkan.

Meski begitu, jangan anggap enteng teknologi canggih yang ada di dalam mobil listrik Cina. Teknologi transportasi modern mobil listrik, bagaimanapun, adalah teknologi yang maju.

Berikut ini, tim dari Teknolemper.com akan memberikan daftar lima mobil listrik Cina yang siap bertarung dan menantang dominasi mobil listrik Tesla. Mereka juga bakal membuat produk premium dengan kualitas yang lebih tinggi. Tentu dengan harga berbeda.

Zeekr

Produk lokal Cina pertama yang akan diulas adalah merek Zeekr. Ini adalah merek mobil listrik buatan Geely Auto Group. Perusahaan Cina yang telah berdiri sejak tahun 1986 itu pertama membuat kulkas, kemudian sepeda motor dan pada tahun 2002 mulai memproduksi mobil. Mobil listrik Cina buatannya siap menantang mobil listrik Tesla.

Mobil listrik Zeekr 001

Nama Zeekr terinspirasi dari generasi Z. Mobil listrik yang sudah dirilis bernama Zeekr 001.

Mobil listrik model pertama Zeekr ini memiliki torsi 768 Nm. Zeekr 001 memiliki akselerasi yang dapat dibilang mengesankan. Ia mampu mencapai kecepatan hingga 100km/jam hanya dalam waktu 3,8 detik.

Daya jelajah mobil listrik Cina satu ini juga lumayan jauh. Dalam sekali pengisian penuh, ia mampu menjangkau hingga 700 km. Kabin di dalam mobil Zeekr 001 juga terlihat luas dan nyaman.

Zeekr 001 awalnya adalah Zero Concept di bawah Lynk & Co, anak perusahaan Geely. Ia muncul pertama kali pada tahun 2020 lalu. Kini ia berada di bawah merek Zeekr dan siap masuk pasar mobil listrik premium.

Andy An Conghui yang menjabat sebagai CEO Zeekr mengatakan "kami memiliki sumber daya terbaik dari sebuah perusahaan mobil di belakang kami, termasuk rantai pasokan yang mapan dan jejak industri yang luas yang siap untuk mulai memproduksi kendaraan."

Oktober tahun ini, Zeekr akan mulai mengirimkan mobil buatannya. Pada tahun 2022, Zeekr mengatakan akan mulai melakukan ekspansi dan menjualnya secara global.

Dalam lima tahun ke depan, Zeekr bersesumbar akan menghadirkan lima mobil listrik lain dengan produk yang memberikan pengalaman lebih baik kepada konsumennya.

Penampilan awal Zeekr 001 terlihat sangat elegan dan sporty. Beberapa sudut tajam terlihat dari bodinya yang berwarna silver menawan.

Zeekr 001 di disain oleh Geely Design Gothenburg, Swedia. Zeekr disebut menggabungkan kecanggihan kecerdasan buatan dan konektivitas Cina dengan teknologi kemampuan mengemudi dari mobil listrik Barat.

Lalu berapa harga mobil listrik Zeekr 001? Perkiraannya, harga Zeekr 001 di Cina adalah 43.000 dolar AS atau setara dengan Rp624 juta ketika sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Harga tersebut sebanding dengan harga mobil listrik Tesla Model 3 di Cina yang sekitar Rp558,7 juta.

Nio

Merek selanjutnya yang akan kita ulas adalah Nio. Perusahaan ini memfokuskan diri pada produksi mobil listrik. Kantor pusatnya berada di Shanghai. Ia berdiri pada tahun 2014 dan menyajikan produk teknologi transportasi modern.

Meski perusahaan masih berusia muda, namun jangan ragukan produksi mobil listriknya.

Pada tahun 2016 yang lalu, Nio sudah mendapatkan izin pengujian kendaraan otonom dari otoritas Departemen Kendaraan Bermotor (DMV) California. Ia mulai melakukan uji kendaraan otonomnya di jalanan umum.

Mobil listrik EC6

teknologi transportasi modern, mobil listrik, mobil listrik murah, mobil listrik tesla, mobil listrik cina, harga mobil listrik, mobil, listrik, cina, tesla
NIO EC6 (Wikipedia.org/Jengtingchen)

Nio sudah memiliki empat produk mobil listrik. Mereka adalah EP9 (mobil listrik sport), ES6, ES8 dan EC6. Tiga merek terakhir ini bukan mobil listrik sport tapi SUV untuk pasar mobil listrik kelas menengah.

Teknolemper akan membahas mobil listrik SUV EC6 yang telah diproduksi sejak tahun 2020 lalu.

SUV EC6 memiliki lima pintu. Penampakan awalnya dalam pameran, tubuhnya kekar dengan warna biru yang elegan.

Mobil listrik buatan Nio ini disebut dapat melaju 0-100 km/jam hanya dalam waktu 5,6 detik untuk versi low-end. Sedangkan untuk versi high-end, mobil listrik ini dapat mencapai kecepatan 100 km/jam dalam waktu 4,7 detik.

Ada 6 model yang ditawarkan dengan versi 4 jangkauan yang berbeda. Di antara jangkauan mobil listrik EC6 yang ditawarkan adalah 430 km, 440km, 605km dan 615km.

Harga yang ditawarkan mulai dari 368.000 yuan sampai 526.000 yuan atau setara dengan Rp.822,2 juta hingga Rp.1,17 miliar.

Baca juga: Antonov An-225, Pesawat Terbesar di Dunia

BYD

Merek ketiga yang akan dibahas karena memiliki kans besar menjadi penantang mobil listrik Tesla adalah BYD atau "Build Your Dream." Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan transportasi modern di Cina.

Perusahaan ini mulai berdiri sejak tahun 2003 lalu. Meski masih muda, tapi dikabarkan bahwa investor kaya raya Warren Buffet bernvestasi di perusahaan ini.

BYD membuat dan memproduksi mobil, bus, sepeda listrik, forklift, baterai isi ulang, dan truk.

Mobil listrik BYD Qin Pro EV

teknologi transportasi modern, mobil listrik, mobil listrik murah, mobil listrik tesla, mobil listrik cina, harga mobil listrik, mobil, listrik, cina, tesla
BYD Qin Pro (Wikipedia.org/Jengtingchen)

BYD telah membuat banyak produk kendaraan. Namun salah satu produk mobil listriknya yang laris di pasaran adalah mobil listrik yang bernama Qin Pro. Mobil listrik Qin Pro pada Januari-Apil 2020 menduduki peringkat penjualan terbanyak kedua di Cina, di bawah mobil listrik Tesla.

Mobil listrik Qin Pro adalah sedan keren dengan 14 varian. Tiga jenis jangkauan yang tersedia masing-masing adalah 401km, 420km and 520km.

Harga yang ditawarkan di Cina adalah 248.900 yuan atau setara Rp.556 juta hingga 298.900 yuan atau setara Rp.670 juta. Sebagai catatan, harga pembelian mobil listrik di Cina, sejauh ini disubsidi oleh pemerintah jadi harga-harga tersebut adalah harga yang sudah disubsidi.

Pada Januari-Februari 2021 ini, mobil listrik BYD Qin Pro telah terjual lebih dari 2.500 mobil di Cina. Penjualannya bisa terus naik dan mungkin bisa bersaing dengan mobil listrik Tesla.

XPeng

Merek mobil listrik yang keempat adalah XPeng. Ini juga merek mobil listrik yang perlu diwaspadai. Dia siap bersaing dengan produk-produk perusahaan mapan lainnya khususnya untuk pasar mobil listrik.

Informasi mengenai perusahaan XPeng ini bisa kalian temukan di sini. Dalam tulisan tersebut, kami sudah cukup lumayan membahas dengan rinci.

XPeng sudah memiliki dua produk yang bernama P7 dan G3. Dalam tulisan ini yang akan diulas secara singkat adalah mobil listrik G3.

Mobil listrik XPeng G3

teknologi transportasi modern, mobil listrik, mobil listrik murah, mobil listrik tesla, mobil listrik cina, harga mobil listrik, mobil, listrik, cina, tesla
XPeng G3 (Wikipedia.org/Jengtingchen)

Teknologi transportasi modern mobil listrik Cina benar-benar sangat berkembang. Ada ratusan firma yang telah membuat mobil listrik. Bahkan produsen HP Xiaomi juga dikabarkan telah berniat untuk membuat mobil listriknya sendiri. Berikut ini adalah kabar Xiaomi ingin membuat mobil listrik.

Tapi untuk kesempatan kali ini, yang akan diulas adalah mobil listrik G3 buatan XPeng. Ini adalah mobil listrik SUV yang terlihat keren dari luarnya dan sporty di bagian interiornya.

Varian yang ditawarkan oleh XPeng Motors untuk jenis ini ada 10 varian dengan jarak jangkauan 460km-520km.

Akselerasi mobil listrik SUV G3 dari 0-100 km/jam membutuhkan waktu kurang lebih 8,6 detik. Harga yang ditawarkan mulai dari 149.800 yuan sampai dengan 162.800 atau Rp. 335,7 juta sampai Rp.364,9 juta. Semua harga yang disebut adalah harga yang sudah disubsidi oleh pemerintah Cina.

Li Auto

Perusahaan mobil listrik terakhir ini juga dikenal sebagai Li Xiang. Ia berpusat di Beijing dan fasilitas produksinya berada di Changzou.

Perusahaan berdiri pada tahun 2015 oleh Li Xiang dan mendapatkan dukungan dari Meituan dan ByteDance, pemilik aplikasi populer TikTok.

Produk dari Li Xiang atau Li Auto tersebut adalah mobil listrik jenis SUV yang bernama Li Xiang One.

Mobil listrik Li Xiang One

teknologi transportasi modern, mobil listrik, mobil listrik murah, mobil listrik tesla, mobil listrik cina, harga mobil listrik, mobil, listrik, cina, tesla
Li Xiang One (Wikipedia.org/Jengtingchen)

Mobil listrik Li Auto Motor dengan nama Li Xiang One adalah sebuah SUV mewah kelas menengah.  Mobil listrik Li Xiang One tersebut mulai diproduksi pada tahun 2019 lalu.

Ini bukan mobil listrik sepenuhnya tapi ini adalah mobil hybrid yang juga disebut sebagai PHEV. Meski begitu, mobil seperti ini juga ramah lingkungan dengan memadukan mesin konvensional bersama motor listrik.

Jarak jangkauan yang diklaim oleh mobil listrik Li Xiang One sampai 700 km, hampir serupa dengan BMW i3. Li Xiang One langsung mendapatkan pasar yang bagus ketika pertama kali mulai rilis.

Hingga tahun 2021 ini, meski baru memiliki satu produk, Li Auto masuk dalam tiga besar perusahaan mobil listrik yang pertumbuhan penjualannya lebih dari 350 persen. Pada tahun 2021 ini, dua perusahaan saingannya dalam penjualan adalah Nio dan XPeng.

Mungkin kamu tertarik: Sejarah Teknologi Transportasi Mobil Autopilot

Posting Komentar untuk "5 Teknologi Mobil Listrik Cina Siap Tantang Tesla"