Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Antonov An-225, Pesawat Terbesar di Dunia

Pesawat Antonov An-225 adalah pesawat raksasa. Di dunia, dia adalah pesawat terbesar yang saat ini beroperasi. Dibangun pada era Uni Soviet untuk menopang ambisi proyek antariksa Buran, Antonov An-225 memiliki nama belakang Mriya yang dalam bahasa Ukraina berarti "mimpi."

antonov an-225, pesawat terbesar di dunia, antonov buatan soviet, pesawat kargo terbesar di dunia
(Wikipedia.org/Larske)

Uni Soviet memiliki banyak proyek luar biasa sebelum negara itu runtuh pada tahun 1991. Salah satu proyeknya adalah Buran. Itu adalah proyek antariksa dengan pesawat reusable atau dapat digunakan kembali.

Beberapa proyek pendukung dibuat untuk menyukseskan Buran, salah satunya adalah Antonov An-225 Mriya.

Pesawat Antonov An-225 Mriya dibuat dengan inovasi teknologi transportasi dan menjadi pesawat terbesar di dunia pada tahun 1980an hingga saat ini.

Pesawat ini berukuran jumbo, dengan rentang sayap yang hampir seukuran lapangan sepak bola. Antonov An-225 juga memiliki tinggi 18,10 meter yang hampir sama dengan gedung beberapa lantai.

Berikut ini adalah kisah pesawat Antonov An-225 Mriya, pesawat terbesar pertama di dunia.

Gagasan membuat pesawat terbesar di dunia

Seperti sudah disinggung sebelumnya, Soviet memiliki proyek atau program antariksa bernama Buran. Buran adalah pesawat ulang-alik yang dibuat di sekitar Moskow dan peluncurannya dilakukan di Baikonur, Kazakhstan.

Baikonur adalah kosmodrom atau tempat peluncuran roket dan pesawat antariksa milik Soviet. Saat itu, Baikonur di Kazakhstan masih masuk dalam wilayah kekuasaan Soviet.

Mengapa pesawat antariksa Buran tidak dibuat di Kazakhstan?

Jika membuat Buran sekaligus merakitnya di Kazakhstan, akan terjadi pembengkakan biaya seperti pemindahan pabrik dan pekerja. Karena itu, jalan lain untuk menekan biaya adalah membuat inovasi teknologi transportasi baru.

Inovasi teknologi transportasi tersebut dalam bentuk pesawat terbesar di dunia atau pesawat raksasa yang dapat mengangkut beban berlebih dari Moskow ke Baikonur.

Antonov An-225 dijadwalkan untuk jadi pesawat angkut utama. Namun produksi pesawat  An-225 Mriya ini terlambat. Sebelum pesawat terbesar di dunia itu selesai dibuat, Buran dan bagian-bagian pendukungnya sudah hampir jadi. Karena mengalami keterlambatan produksi, maka pesawat yang digunakan untuk memanggul bagian-bagian Buran adalah pesawat Atlant.

Atlant adalah pesawat yang direncanakan sebagai pembawa bom nuklir yang bisa terbang mencapai Amerika Utara. Pada masanya, pesawat Atlant pernah ditakuti oleh Amerika Serikat.

Perancangan dan produksi Antonov An-255

antonov an-225, pesawat terbesar di dunia, an-225 mriya, antonov, pesawat terbesar antonov
An-225 memanggul Buran (Wikipedia.org/Vasiliy Koba)

Manusia dibalik pembuatan pesawat terbesar di dunia ini adalah lelaki bernama Viktor Tolmachev. Dia insinyur cerdas yang juga merancang kakak An-225 Mriya yang bernama An-124 Ruslan.

Sedangkan perusahaan yang merancang pesawat terbesar adalah Antonov Aeronautical Scientist/Technical Complex atau Antonov ASTC. Perusahaan ini pertama kali dibentuk pada tahun 1946 di Siberia. Pada tahun 1953, ia dipindahkan ke Kiev, Ukraina.

Antonov An-255 adalah versi besar dari An-124 Ruslan. Mulai tahun 1975, tubuh pesawat Ruslan diperpanjang dan sayapnya juga diperlebar. Tambahan roda turut diberikan agar dapat bertahan menopang beban ketika pesawat melakukan take off atau landing.

Pada tahun 1988, Antonov An-225 berhasil dibuat dan sukses terbang. Saat itu, bagian-bagian roket pendorong untuk membawa Buran ke antariksa sudah diangkut oleh Atlant dari Moskow ke Baikonur. Kini ketika An-225 Mriya jadi, maka Atlant pensiun dan posisinya digantikan dengan pesawat terbesar di dunia.

Total kemampuan baru pesawat An-124 Ruslan yang sudah di-upgrade jadi An-225 ini dapat mengangkut beban hingga 250 ton. Panjang pesawat 84 meter, lebar sayap 88,4 meter dan tingginya 18,1 mter. Dia mampu terbang hingga jangkauan 4.500 kilometer jauhnya.

Pada tahun 1989, Antonov An-225 memanggul Buran yang beratnya lebih dari 60 ton di punggungnya ke Le Bourget, Prancis. Pesawat terbesar di dunia ini, mencetak ratusan rekor dunia dan hingga kini masih tetap dapat terbang. 

Bingungnya nasib pesawat terbesar di dunia Antonov An-225

Ketika Soviet runtuh, banyak sekali proyek besar yang mengalami nasib memprihatinkan. Salah satunya adalah proyek Buran yang hanya terbang satu kali saja. Selain itu, pesawat-pesawat pendukung dalam proyek Buran juga terlunta-lunta, seperti misalnya Antonov An-225.

Pesawat terbesar di dunia ini hanya dibuat satu saja. Proyek untuk membuat An-225 yang kedua berhenti di tengah jalan karena runtuhnya Soviet.

Antonov An-255 kemudian disimpan dan diwarisi Ukraina karena perusahaan perancangan dan produksinya berada di Kiev. Nasib Antonov An-225 itu nganggur selama bertahun-tahun sejak 1994.

Pada tahun 2000an, situasi kemudian berubah. Banyak permintaan kargo ekstra besar yang masuk dan membuat Antonov An-225 kembali dihidupkan. Pesawat terbesar di dunia itu bergabung dengan Antonov Airlines Ukraina. Pada tahun 2001 hingga saat ini, Antonov An-225 kembali mengudara.

Pesawat terbesar Antonov An-225 sebenarnya telah banyak dilirik untuk dibeli. Rusia sendiri pernah ingin membelinya sebelum akhirnya mundur dan lebih memilih An-124 Ruslan yang menurut mereka cukup untuk membawa kargo besar.

Tiongkok berniat membeli Antonov An-225 yang baru separuh dibangun tapi kemudian mengurungkan niatnya. Antonov An-225 yang kedua berhenti dibangun pada tahun 1994 silam. Saat ini Antonov An-225 masih dioperasikan perusahaan Antnov Airlines yang bermarkas di Ukraina.

Baca juga: Airbus Rilis Konsep Pesawat Hidrogen

Misi aneh Antonov An-225 pesawat terbesar di dunia

antonov, antonov an-225, pesawat terbesar antonov, pesawat terbesar di dunia, antonov mriya, an-255 mriya
An-225 membuka hidungnya untuk memuat barang (Wikipedia.org/Anthony Noble)

Pada awal perancangan Antonov An-255 Mriya, pesawat tersebut adalah pesawat kargo super berat yang terlihat agung dengan tugas utama memanggul pesawat antariksa Buran. Namun setelah Soviet runtuh dan Antonov An-255 nganggur, tidak banyak hal yang bisa dilakukan.

Pernah ada investor yang mengajukan proposal untuk mengubah pesawat terbesar di dunia itu menjadi hotel berbintang, bar, kolam renang dan untuk menampung sekitar 1.500 tamu. Namun pengajuan proposal aneh itu tidak terlaksana.

Namun ketika Antonov An-225 akhirnya kembali mengudara, ia memiliki beberapa misi luar biasa seperti membawa kargo bantuan dalam bencana di Haiti pada 2010 dan Jepang pada 2011.

Beberapa misi atau prestasi yang diraih oleh Antonov An-225 selanjutnya adalah unik, untuk tidak mengatakannya aneh.

Antonov An-255 pernah meraih rekor dunia dengan melakukan pemeran 500 lukisan dari seniman Ukraina dengan ketinggian 33.000 kaki. Misi aneh lainnya yang pernah dilakukan oleh pesawat ini adalah membawa jerapah, dan kapal pesiar Raja Spayol.

Selain itu, pesawat kargo terbesar di dunia ini juga bisa mengankut pesawat lain di dalamnya, juga membawa kereta maglev dan yang paling umum adalah generator listrik dengan berat puluhan hingga ratusan ton.

Tidak seperti pesawat kargo lain, hidung An-255 Mriya bisa dibuka dan barang-barang yang akan diangkut bisa dimasukkan dari depan, bukan dari pintu kargo belakang.

Sampai kapan Antonov An-225 beroperasi?

Sampai saat ini, nama agung pesawat Antonov An-225 masih menjadi nama spesial. Banyak fotografer berburu untuk dapat memotret pesawat terbesar di dunia yang masih beroperasi tersebut. Di manapun pesawat itu mendarat, maka dia akan menjadi berita.

Tapi sampai kapan kemudian pesawat legendaris satu ini akan terus beroperasi?

Menurut informasi yang diwartakan oleh CNN, Antonov Airlines akan terus membuat An-255 Mriya beroperasi sampai 25 tahun lagi. Antonov berjanji akan terus meningkatkan pengaturan dan persyaratakan penerbangan internasional agar tetap bisa terbang dan memberikan pelayanan.

Sebagai satu-satunya dari jenisnya, Antonov An-255 ini adalah spesies langka dan masih menjadi pesawat kargo terbesar di dunia yang beroperasi saat ini.

Mungkin kamu tertarik: Kisah Tragis Pesawat Atlant, Raksasa Langit Soviet yang Pernah Ditakuti AS


Posting Komentar untuk "Antonov An-225, Pesawat Terbesar di Dunia"