Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tesla Daur Ulang Komponen Mobil Listrik di Shanghai

Daur ulang produk sampah mobil listrik telah jadi isu penting. Tesla telah berusaha menjalankannya sejak tahun 2018 lalu. Saat ini pabriknya di Shanghai, perusahaan Elon Musk itu telah ajukan pembangunan fasilitas daur ulangnya untuk dijadikan komponen pada mobil listrik Tesla.


mobil listrik, mobil listrik tesla, daur ulang, daur ulang baterai, perusahaan mobil listrik, tesla di shanghai, daur ulang baterai mobil listrik
(Unsplash.com/Austin Ramsey)

Tingkat emisi karbon dioksida global telah membuat banyak dampak buruk bagi bumi, salah satunya krisis iklim. Upaya untuk menekan emisi karbon dan melakukan revolusi teknologi ramah lingkungan terus didorong.

Salah satu teknologi solusi untuk menekan emisi karbon tersebut adalah mobil listrik. Tesla saat ini dipandang sebagai salah satu raja dalam teknologi mobil listrik itu.

Pabrik mobil listrik Tesla di Shanghai kabarnya telah mengajukan proposal fasilitas produksi tambahan termasuk daur ulang produknya, untuk dijadikan komponen lagi dan digunakan dalam produk mobil listrik yang baru.

Sampah komponen mobil listrik apa yang didaur ulang?

Pada tahun 2018 lalu, Tesla telah mengungkapkan keinginan besarnya untuk melaksanakan strategi ekonomi berputar. Maksudnya, semua produk aus yang mereka hasilkan akan di daur ulang. Ini adalah kabar baik bagi ekonomi teknologi ramah lingkungan.

Saat itu, CTO dari perusahaan mobil listrik Tesla, JB Straubel, mengklaim telah memiliki perusahaan mitra di setiap benua yang mana mobil listrik mereka diproduksi dan dijual.

Pengembangan dan penelitian untuk proses daur ulang internal juga semakin ditingkatkan untuk mendapatkan lebih banyak bahan yang bisa diaktifkan kembali.

Pabrik utama mobil listrik Tesla di luar Amerika, yakni di Shanghai pada tahun 2021 ini juga mengajukan tambahan fasilitas daur ulang di pabriknya. Hal itu diketahui setelah Tesla menyerahkan dokumen kepada pihak berwenang.

Perusahaan mobil listrik Tesla mengatakan di situs webnya bahwa bahan dalam baterai mobil, sampah itu dapat didaur ulang. Tapi untuk kabar terbaru di Shanghai, mereka menolak berkomentar. Kemungkinan, fasilitas tambahan tersebut adalah termasuk untuk memperbaiki dan mereproduksi komponen utama seperti sel baterai.

Tesla Giga Shanghai, pabrik mobil listrik Tesla di Cina

mobil listrik, mobil listrik tesla, daur ulang, daur ulang baterai, perusahaan mobil listrik, tesla di shanghai, daur ulang baterai mobil listrik
(Pexels.com/ThisIsEngineering)

Cina adalah pasar terbesar mobil listrik saat ini. Pada tahun 2020 lalu, ketika penjualan kendaraan lesu karena dihantam virus corona, justru penjualan mobil listrik di Cina melonjak. Salah satu jawara penjualan mobil listrik di Cina itu adalah Tesla.

Faktor penting bagaimana Tesla dapat menjual banyak mobil listriknya di Cina karena perusahaan tersbut telah membangun pabriknya di Shanghai. Pabrik itu bernama Tesla Giga Shanghai yang didirikan pada tahun 2018 lalu.

Satu tahun setelah selesai membangun pabriknya di Shanghai, Tesla telah menghasilkan produk Model 3 dan secara resmi diserahkan oleh perusahaan ke konsumen pada Januari 2020.

Oleh Forbes, Elon Musk diberitakan memimpin acara penyerahan mobil listrik Model 3 berwarna putih untuk seorang konsumen yang berasal dari kota Wuxi.

Pabrik mobil listrik Tesla di Shanghai targetnya dapat membuat 250.000 mobil listrik dalam satu tahun. Mobil listrik Tesla Model Y selanjutnya akan mulai dibuat dan dikirim pada tahun 2021.

Song Gang, direktur utama perusahaan mobil listrik Tesla di Shanghai mengatakan sekitar 30 persen suku cadang oleh fasilitas Shanghai bersumber secara lokal. Akan tetapi, akhir tahun 2020 lalu perusahaan menargetkan 100 persen dipasok oleh lokal.

Pada bulan Oktober 2020, mobil listrik Tesla Model 3 "Made in China" telah mulai dikirim ke negara-negara Eropa.

Baca juga: Mengenal XPeng, Produsen Mobil Listrik Tiongkok

Bagaimana Tesla mendaur-ulang komponennya?

mobil listrik, mobil listrik tesla, daur ulang, daur ulang baterai, perusahaan mobil listrik, tesla di shanghai, daur ulang baterai mobil listrik
(Pexels.com/Pixabay)

Salah satu komponen utama dari mobil listrik yang paling penting adalah baterai. Baterai tersebut memiliki batas waktu penggunaan dan pelanggan harus menggantinya dengan yang baru agar mobil listrik tetap dapat berfungsi.

Karena itu, salah satu tantangan utama mobil listrik adalah apakah perusahaan berani menjamin dapat mendaur ulang produk baterai mobil listriknya.

Melansir dari laman resmi Tesla, mereka mengatakan baterai apa pun yang tidak lagi memenuhi kebutuhan pelanggan dapat diservis di salah satu pusat layanan mereka di seluruh dunia.

Perusahaan mobil listrik Tesla juga mengklaim bahwa tidak ada baterai lithium-ion mereka yang dibuang ke tempat pembuangan sampah, dan 100 persen didaur ulang.

Ketika saat ini perusahaan mobil listrik Tesla mengajukan penambahan fasilitas produksi di pabriknya yang ada di Shanghai, tidak ada rincian lebih lanjut tentang komponen apa saja yang akan didaur ulang. 

Namun, mereka menyatakan bahwa daur ulang tersebut akan membuat produk lama menjadi baru dan akan dipakai untuk komponen mobil listriknya yang diproduksi.

Fasilitas produksi tambahan itu untuk memperluas kapasitas komponen mobil listrik dan untuk melokalkan rantai pasokan. Pabrik Tesla sebelumnya juga sudah menambahkan pengisi daya mobil listriknya di Shanghai tahun lalu.

Baca juga: Sejarah Teknologi Transportasi Mobil Autopilot

Mantan Eksekutif Tesla buat pabrik daur ulang baterai mobil listrik

Jika pada tahun 2018, CTO Tesla yang bernama JB Straubel memberikan penjelasan bahwa perusahaan mobil listrik itu telah menjalin mitra dengan banyak perusahaan daur ulang, ia mengundurkan diri dari perusahaan pada tahun 2019 dan membuat perusahaan daur ulang baterai mobil listrik.

JB Straubel membuat perusahaan daur ulang bernama Redwood Materials yang pusatnya berada di Nevada.

Perusahaan mobil listrik Tesla dan lainnya, seperti perusahaan lama yang sudah mapan yakni General Motors serta Ford, telah secara terbuka akan meningkatkan produk mobil listriknya. Hal itu membuat harga bahan utama baterai seperti kobalt, lithium, nikel, dan mineral serta logam lainnya melonjak. 

Karena itu, Starubel prihatin dan berusaha untuk mendaur ulang semua baterai listrik untuk kembali menjadi produk yang baru. Cara itu untuk menekan harga bahan yang terus naik.

Straubel mengatakan "kami mengembalikan material ke kondisi yang sangat bersih dan fundamental sehingga tidak ada kerugian dalam efektivitas."

Tesla memiliki banyak penantang merek mobil listrik. Kamu bisa mengetahui lima merek mobil listrik Cina yang akan jadi kompetitor Tesla di dalam artikel ini.

Posting Komentar untuk "Tesla Daur Ulang Komponen Mobil Listrik di Shanghai"