Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Kapal Selam Terbesar di Dunia Milik Rusia

Kapal selam adalah salah satu teknologi militer penting bagi sebuah negara. Kapal selam dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pengintaian, penyerangan, juga pertahanan. Berikut ini 6 kapal selam terbesar di dunia yang pernah dibuat.

 

kapal, selam, kapal selam, kapal selam terbesar, kapal selam terbesar di dunia, kapal selam terbesar rusia, kapal selam Dmitry Donskoy TK 208
(Wikipedia.org)

Salah satu alat persenjataan dari teknologi militer yang canggih adalah kapal selam. Untuk membuat kapal selam, diperlukan berbagai keahlian yang tidak sederhana. Membuat kapal selam itu rumit dan butuh biaya besar.

Karena itu, hanya ada sedikit negara yang memiliki kemampuan untuk membuat kapal selam tersebut. Beberapa di antaranya adalah negara-negara utama yang terlibat perang dunia seperti Jerman, Inggris, Prancis, Amerika Serikat dan Rusia.

Berikut ini tim dari Teknolemper memberikan daftar enam kapal selam terbesar di dunia yang pernah dibuat. Semua daftar yang akan dijelaskan dalam artikel ini adalah kapal selam terbesar yang dibuat oleh negara Rusia.

Sebagian besar kapal selam terbesar itu dirancang sejak Rusia masih dalam era Uni Soviet. Berikut ini adalah daftar dan ulasan kemampuannya.

Kapal Selam Dmitry Donskoy TK 208

Dalam dunia supremasi militer laut, mungkin kapal induk adalah hal utama. Akan tetapi, kendaraan yang mampu menyelam di dalam air, yakni kapal selam adalah senjata yang ampuh. Ia bisa saja menumbangkan kapal induk.

Salah satu pemilik teknologi militer kapal selam canggih adalah Rusia. Saat masih era Soviet, negara ini membangun kapal selam terbesar di dunia. Namanya TK 208 Dmitry Donskoy dan oleh NATO dikategorikan dalam kelas Typhoon.

Kapal selam TK 208 Dmitry Donskoy disebut juga kapal selam Dmitry Donskoy. Ini adalah kapal selam terbesar di dunia yang saat ini masih beroperasi.

Kapal selam TK 208 Dmitry Donskoy berukuran 175 meter. Itu berarti kapal selam ini jauh lebih panjang dari lapangan sepak bola. Sedangkan lebar kapal selam TK 208 Dmitry Donskoy adalah 25 meter, atau sekitar seperempat lebar lapangan sepak bola.

Kapal selam TK 208 Dmitry Donskoy digerakkan dengan dua reaktor nuklir OK-650 bertekanan air dengan daya jelajah sekitar empat bulan atau 120 hari. Kapal ini mulai bertugas melayani Angkatan Laut Uni Soviet sejak tahun 1980 dengan personel yang mengoperasikan sebanyak 160 orang.

Saking besarnya, kapal selam terbesar di dunia ini memiliki teknologi canggih seperti fasilitas kolam renang di dalamnya.

Meskipun berbadan besar, tapi kapal selam TK 208 Dmitry Donskoy mampu melaju 50 km/jam di dalam air. Kapal selam terbesar di dunia ini konon mampu menyelam hingga kedalaman 400 meter.

Rudal balistik yang ia bawa adalah RSM-56 Bulava. Rudal ini adalah salah satu proyek senjata termahal Rusia dan dikabarkan mampu menjangkai antara 8.000 hingga 10.000 kilometer.

Teknologi militer canggih dari kapal selam TK 208 Dmitry Donskoy ini mampu memecah es yang melapisi laut seperti di Kutub Utara. Begitupun dengan rudalnya, mampu menembus lapisan es dan meluncur secara diam-diam. 

Kapal selam terbesar di dunia, TK 208 Dmitry Donskoy, adalah salah satu teknologi militer paling mematikan.

Kapal Selam TK 202

Kapal selam terbesar di dunia selanjutnya adalah TK 202. Kapal selam ini pernah mempunyai nama, akan tetapi dilupakan. Dia terus dipanggil menurut nama lambungnya, yakni kapal selam TK 202.

Semua teknologi militer canggih dan spesifikasi dalam kapal selam TK 202 ini mirip dengan kapal selam TK 208. Hanya saja, panjang kapal selam TK 202 ini lebih pendek sedikit yakni 172 meter. Kapal selam TK 202 selesai dibangun pada tahun 1982 dan secara resmi bertugas pada tahun 1983.

TK dalam nama lambung kapal selamnya adalah singkatan dari Tyazholaya Kreyserskaya yang berarti kapal penjelajah berat.

Kapal selam TK 202 dinonaktifkan 14 tahun kemudian setelah bertugas pada tahun 1996. Kapal selam terbesar di dunia ini diletakkan di galangan kapal Sevmash di Severodvinsk sejak Juli 1999.

Pada tahun 1999 itu juga, kapal selam TK 202 dihapus dari Angkatan Laut Rusia dan proses pengosongan nuklir di dalamnya mulai dilakukan pada tahun-tahun setelahnya. 

Pernah melakukan uji coba peluncuran rudal balistik dengan sukses pada tahun 1986, tepatnya pada tanggal 14 Agustus. Kabarnya, rudal balistik yang dibawa ada 20 dan masing-masing memiliki 10 hulu ledak nuklir.

Baca juga: 5 Tank Terbaik dan Tercanggih di Dunia

Kapal Selam Simbirsk TK 12



Kapal selam terbesar di dunia selanjutnya adalah kapal selam Simbirsk dengan nomor lambung TK 12. Kapal selam ini selesai dibangun 1983 dan secara resmi bertugas melayani Angkatan Laut Soviet pada tahun 1984.

Tidak banyak informasi mengenai kapal selam terbesar di dunia yang bernama Simbirsk TK 12 ini. Namun secara keseluruhan, teknologi militer canggih yang berada di dalamnya mirip dengan proyek kapal selam raksasa era Soviet, termasuk TK 208 dan TK 2022.

Kapal selam ini dinonaktifkan pada tahun 1998. Beberapa uji coba rudal balistiknya, pernah tercatat secara rinci. Rudal balistik yang dibawa oleh kapal selam TK 12 adalah R39 Rif yang memiliki 10 hulu ledak nuklir.

Jonathan C. McDowell mencatat beberapa rincian ujicoba peluncuran rudal balistik kapal selam Simbirsk TK12 sejak tahun 1985 hingga tahun 1989. Setiap kapal selam jenis Typhoon, termasuk kapal selam Simbirsk TK 12 membawa 20 rudal balistik berhulu ledak nuklir.

Kapal Selam TK 13

Kapal selam terbesar di dunia selanjutnya adalah kapal selam TK 13. Kapal selam yang dibangun era Soviet ini selesai pada tahun 1982 dan mulai bertugas melayani Angkatan Laut sejak tahun 1985.

Rincian informasi mengenai kapal selam TK 13 sulit untuk didapatkan. Sejauh ini ia juga hanya disebut sesuai dengan nama lambung kapalnya, yakni TK 13.

Karena kapal selam ini masuk dalam kelas Typhoon, maka ukuran panjangnya juga sekitar 170an meter, seperti banyak saudaranya. Kapal selam ini juga ditenagai dengan reaktor nuklir dan membawa rudal balistik yang bisa dipasang hulu ledak nuklir. Kapal selam TK 13 diistirahatkan pada tahun 2017.

Kapal Selam Arkhangelsk TK 17

Kapal selam terbesar di dunia selanjutnya dari Rusia adalah kapal selam Arkhangelsk TK 17. Kapal selam ini bertugas mulai tahun 1987, ketika Soviet menuju keruntuhannya. Kapal selam Arkhangelsk kemudian bertugas di Armada Utara Rusia.

Ini adalah salah satu kapal yang sudah dinonaktifkan dan informasi mengenai kapal selam Arkhangelsk TK 17 tidak banyak di sebar. Namun satu hal yang pasti, kapal selam TK 17 ini sering "berduet" dengan kapal selam Severstal TK 20.

Kapal selam Arkhangelsk TK 17 pernah mengalami kecelakaan ketika akan melakukan uji coba peluncurkan rudal balistiknya pada era akhir Soviet. Ini adalah seringkas kisah kecelakaan tersebut.

Arkhangelsk TK 17 diperintahkan untuk berlayar ke Laut Putih di bagian barat Rusia saat ini. Kapal selam tersebut diperintahkan untuk meluncurkan rudal balistik ke sebuah target di Semenanjung Chukotka, bagian timur Rusia. Jarak peluncurkan rudal itu sekitar 5.000 kilometer.

Rudal balistik R39 atau SS-N-20 telah mulai hitung mundur untuk dilepaskan, rudal itu meledak dan meledakkan pula penutup silo tempat rudal itu meluncur. Api membakar bagian lambung dan membuat kekhawatiran bagaimana nasib 19 rudal balistik berhulu ledak nuklir lainnya.

Kapten Igor Grishkov yang memimpin kapal selam itu segera menganalisis dengan cepat situasi dan mengendalikannya. Kapal selam kemudian diperbaiki dan kembali lagi bertugas. Itu adalah kecelakaan fatal nuklir yang disembunyikan. Kisah itu baru dibuka pada tahun 2014 lalu.

Kabarnya, kapal selam Arkhangelsk TK 17 melanjutkan tugasnya dengan 19 rudal balistik yang tersisa sampai ia dinonaktifkan pada tahun 2006.

Baca juga: Tank Tempur Pertama, Sejarah Teknologi Militer dalam Perang

Kapal Selam Severstal TK 20

Terakhir dari kapal selam kelas Typhoon milik Rusia adalah kapal selam Severstal TK 20. Kapal selam ini mulai bertugas pada tahun 1989, hampir bersamaan dengan kapal selam Arkhangelsk TK 17. Rencana dinonaktifkan kapal selam TK 20 juga diumumkan bersamaan dengan TK 17.

Teknologi militer yang ditanamkan di dalamnya juga canggih, seperti semua saudaranya di kelas Typhoon. Ini menjadi salah satu kapal selam terbesar di dunia dan sebuah mesin mematikan yang pernah diciptakan oleh manusia.

Banyak uji coba rudal balistik dilakukan dari kapal selam ini, yakni rudal balistik R-39, R-39U, Shtil'. Kapal selam ini mulai dinonaktifkan karena biasa yang mahal dalam perawatannya. Selain tiu, produksi rudal R-39 dihentikan dan rudal yang sudah ada dihancurkan karena sesuai dengan perjanjian pengurangan senjata nuklir START I dan START II. Dibawah perjanjian pengurangan senjata nuklir itu, jadi Rusia tidak memiliki rudal untuk kapal kelas Typhoon-nya sehingga Severstal TK 20 "dipensiunkan."

Saat ini, kapal selam terbesar di dunia yang masih aktif adalah kapal selam Dmitry Donskoy TK 208 yang membawa rudal balistik Bulava.

Kami juga menyampaikan sajian lain mengenai kekuatan kapal selam terbesar di dunia dari beberapa negara. Informasi menarik tersebut dapat kalian baca di sini.


Posting Komentar untuk "6 Kapal Selam Terbesar di Dunia Milik Rusia"