Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cina Sukses Daratkan Wahana Nirawak di Planet Mars

Cina telah sukses mendaratkan wahana nirawak di planet Mars. Wahana nirawak tersebut bernama Zhurong. Sedangkan wahana pengirimnya bernama Tianwen-1. Ini adalah langkah kesuksesan baru Cina dalam eksplorasi antariksa.


planet mars, tianwen-1, wahana luar angkasa, teknologi luar angkasa, wahana luar angkasa cina, teknologi luar angkasa cina, permukaan mars, utopia planitia, wahana teknologi luar angkasa zhurong, zhurong, teknologi luar angkasa canggih


Perkembangan teknologi antariksa Cina terus melaju dan bahkan mungkin membuat banyak orang takjub. Cina kini adalah negara raksasa dengan banyak teknologi canggih yang mampu bersaing dengan Amerika Serikat dan Eropa.

Pada 15 Mei 2021, Cina meraih tonggak baru sejarah teknologi antariksa. Wahana negara itu yang bernama Tianwen-1 dengan sukses mendaratkan Zhurong di planet Mars, menyusul wahana nirawak Amerika Serikat yang bernama Perseverance.

Zhurong adalah wahana rover yang dibawa Tianwen-1 yang memiliki banyak misi di Mars seperti mencari tanda-tanda kehidupan, juga berharap bisa mengambil sampel dan memulangkannya ke bumi.

Sedangkan Perseverance milik Amerika Serikat sebelumnya telah mendarat di Mars dan sudah menunjukkan demonstrasi teknologi dengan menerbangkan helikopter. Itu adalah penerbangan umat manusia pertama di planet lain.

Mengapa bernama Tianwen

Cina menunjukkan kemajuan teknologi antariksa yang luar biasa. Dalam satu dekade terakhir, negara itu telah meraih beberapa pencapaian luar biasa di luar angkasa seperti membuat stasiun luar angkasa, mengambil sampel bulan dan kini sukses mendaratkan wahana nirawak di Mars.

Untuk misi di Mars ini, Cina menamainya Tianwen-1. CNSA (China National Space Administration) meluncurkan nama dan logo misi dalam sebuah upacara pada 24 April 2020.

Tianwen sendiri adalah nama yang diambil dari puisi gubahan Qu Yuan, seorang penyair Cina pada abad keempat sebelum Masehi. Tianwen bisa diartikan sebagai "Heavenly Questions."

Sang penyair Qu Yuan dalam puisi Tianwennya, melibatkan langit, bintang, fenomena alam, mitos, dan dunia nyata. Ada keraguan penyair tentang beberapa konsep tradisional pengetahuan tersebut sehingga misi Cina saat ini adalah semangat mencari kebenaran dari keraguan tersebut.

Ini adalah misi pertama sehingga Tianwen-1. Nantinya akan ada misi lanjutan sehingga nomornya juga akan berubah sesuai dengan misi.

Misi Tianwen-1 ini membawa tiga wahana teknologi luar angkasa yang bertugas sebagai pengorbit, pendarat, dan penjelajah. Untuk wahana penjelajah yang bernama Zhurong, ia memiliki enam roda dan empat panel surya, dan akan membawa 13 instrumen ilmiah. Beratnya sekitar 200 kg dan akan bekerja sekitar tiga bulan di planet Mars.

Kapan Tianwen-1 diluncurkan?

planet mars, tianwen-1, wahana luar angkasa, teknologi luar angkasa, wahana luar angkasa cina, teknologi luar angkasa cina, permukaan mars, utopia planitia, wahana teknologi luar angkasa zhurong, zhurong, teknologi luar angkasa canggih
Skema bentuk Tianwen-1 (Wikipedia.org)

Misi Mars Tianwen-1 adalah misi teknologi luar angkasa yang ambisius. Sebelumnya tidak ada negara yang melakukan uji coba ke Mars langsung dengan tiga wahana sekaligus. Biasanya, akan ada uji coba seperti penjajakan terlebih dahulu sebelum pendaratan.

Akan tetapi, Tianwen-1 membawa tiga wahana teknologi luar angkasa canggih dalam sekali peluncuran yang itu nanti akan terpisah. Tiga wahana tersebut bertugas sebagai pengorbit, pendarat dan penjelajah. 

Wahana Tianwen-1 meluncur pada 23 Juli 2020 dengan roket Long March-5 dari Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang yang terletak di Provinsi Hainan, sebuah pulau di sebelah selatan Cina daratan.

Mengapa meluncur pada bulan Juli 2020?

Waktu peluncuran Tianwen-1 tersebut bukan sembarangan. Hal ini karena jarak antara bumi dengan Mars itu amat sangat jauh. Ada siklus di mana Bumi dan Mars berdekatan dan itu tidak terjadi setiap hari.

Mars akan berdekatan dengan Bumi ketika planet Merah itu berada di titik terdekat dengan matahari atau disebut perihelion dan Bumi berada di titik terjauh dengan matahari yang disebut aphelion.

Jika peristiwa itu terjadi, maka diperkirakan jarak antara Bumi dengan Mars sekitar 54,6 juta kilometer. Posisi terdekat ini terjadi pada tahun 2003 dengan kira-kira jaraknya 56 juta kilometer. Jadi jarak 54,6 juta kilometer tersebut belum pernah terjadi dalam sejarah.

Ada sebuah siklus ketika Bumi dan Mars berada sejajar dan memiliki jarak yang dekat. Siklus itu terjadi setiap 26 bulan sekali. Jadi ketika jadwal peluncuran ke Mars tertunda, maka harus menunggu lagi untuk mendapatkan jarak terdekat antara Bumi dengan Mars.

Teknologi luar angkasa Tianwen-1 melakukan perjalanan dari Bumi pada Juli 2020 ke Mars dengan jarak tempuh 470 juta kilometer dan secara resmi memasuki orbit Mars pada tahun 2021. Itu berarti Tianwen-1 meluncur selama kurang lebih tujuh bulan.

Setelah berhasil memasuki orbit Mars, Tianwen-1 kemudian berputar sesuai orbit dan semakin dekat ke Mars untuk kemudian melakukan persiapan mendaratkan Zhurong, sebuah rover yang bertugas melakukan eksplorasi planet Mars. Zhurong adalah rover yang hampir sama dengan Perseverance milik NASA, Amerika Serikat.

Zhurong

planet mars, tianwen-1, wahana luar angkasa, teknologi luar angkasa, wahana luar angkasa cina, teknologi luar angkasa cina, permukaan mars, utopia planitia, wahana teknologi luar angkasa zhurong, zhurong, teknologi luar angkasa canggih
Purwarupa Zhurong (Wikipedia.org)

Misi rumit dan menegangkan dari wahana teknologi luar angkasa Tianwen-1 adalah mendaratkan Zhurong ke permukaan Mars. Misi seperti itu menjadi sebuah teror karena pendaratan biasanya dilakukan secara otomatis oleh wahana pendarat. 

Mengapa? Karena jarak antara Bumi dengan Mars yang jauh, maka pendaratan tidak bisa dikendalikan dari stasiun pengontrol di Bumi secara real time. Ada jeda transmisi sinyal yang berkisar antara tujuh hingga 15 menit.

Dalam proses pendaratan wahana teknologi luar angkasa Zhurong, Tianwen-1 mengalami jeda 20 menit. Sedangkan untuk NASA, mereka mengaku ada jeda tujuh menit. Masing-masing mengakui itu adalah menit-menit yang paling krusial dan menegangkan.

Karena tidak bisa dikontrol langsung oleh ilmuwan di Bumi, maka bisa saja pendaratan terjadi tidak sempurna dan jatuh di kawah atau tebing Mars sehingga rover akan rusak dan tidak dapat bekerja.

Meski begitu, Tianwen-1 dikabarkan sukses mendaratkan Zhurong di Utopia Planitia, permukaan Mars bagian selatan pada 15 Mei 2021.

Wahana yang berada di atmosfer Mars melakukan manuver memasuki langit Mars dengan kecepatan 4,8 km/dtk. Lalu secara tiba-tiba, kecepatan itu harus mencapai 0 km/dtk dalam waktu tujuh sampai delapan menit.

Setelah itu, wahana teknologi luar angkasa akan mengeluarkan parasut yang mendaratkan rover Zhurong dengan pelan ke permukaan Mars.

Agar dapat mendarat secara pelan dan sempurna, Zhurong harus mengaktifkan pendorong di bagian bawahnya untuk menahan berat sehingga tidak jatuh secara keras.

Misi Zhurong


Ketika sampai di permukaan Mars yang bernama Utopia Planitia, Zhurong selanjutnya akan menjalankan misinya. Untuk menjalankan misi tersebut, Zhurong dilengkapi dengan beberapa teknologi luar angkasa canggih sebagai intrumen ilmiah.

Instrumen untuk memperlancar misi tersebut seperti detektor medan magnet, pengukur meteorologi, radar untuk menggambarkan di bawah permukaan mars sejauh 100 meter serta kamera multi-spektrum dan navigasi.

Semua instrumen teknologi luar angkasa canggih yang dikembangkan oleh Cina itu berusaha menyelidiki tanah dengan radar, melakukan analisis kimia di tanah, dan mencari biomolekul dan biosignatures. Ada juga detektor iklim yang akan semakin memperkaya data untuk memahami cuaca Mars.

Mengapa mendarat di Utopia Planitia

Tianwen-1 mendaratkan Zhurong di Utopia Planitia, sebuah kawah permukaan Mars yang luas. Diameter cekungan kawah tersebut diperkirakan sepanjang 3.300 kilometer.

Direktur Laboratorium Penelitian Planet Universitas Arizona yang bernama Alfred McEwen menjelaskan bahwa Utopia Planitia kawah tersebut diperkirakan tertutup oleh aliran lumpur, sehingga air tanah kuno mungkin telah ada, dan ini bisa menjadi lokasi yang menarik untuk dipelajari dengan rover.

Pada tahun 2016 lalu, NASA mengatakan menemukan sejumlah es besar di bawah permukaan Utopia Planitia. Volume airnya diperkirakan sama dengan volume air Danau Superior yakni sekitar 12.232 km kubik air.

Zhurong menindaklanjuti temuan itu dan berusaha untuk mengumpulkan data dan fakta tentang hal tersebut. Jika benar ada air di Mars, maka besar kemungkinan pernah ada kehidupan atau bahkan bisa jadi Mars nanti bisa untuk ditinggali.

Selain sukses mengirim wahana nirawak ke Mars, Tiongkok juga sudah bersiap untuk membangun stasiun luar angkasa miliknya sendiri. Baca informasi menariknya di artikel Tiongkok Bangun Stasiun Ruang Angkasa Sendiri.

Posting Komentar untuk "Cina Sukses Daratkan Wahana Nirawak di Planet Mars"