Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Astronaut China Lakukan Spacewalk Pertama di Antariksa

Kemajuan teknologi antariksa China semakin mengejutkan. China telah mengirimkan modul stasiun luar angkasa miliknya sendiri dan kini sudah mengirimkan astronautnya. Terbaru, astronaut tersebut sukses melakukan spacewalk pertama.

Astronaut China lakukan misi spacewalk pertama di Tianhe

Perkembangan teknologi antariksa atau luar angkasa China telah melesat jauh. Negara yang dipimpin oleh Xi Jinping itu telah mengejar ketertinggalannya dari negara-negara lain yang sebelumnya telah menguasai teknologi antariksa.

China yang tak diperbolehkan bergabung dalam program stasiun luar angkasa internasional, pada bulan April lalu telah mengirimkan modul luar angkasanya sendiri yang bernama Tianhe.

Setelah sukses mengirim Tianhe ke antariksa atau luar angkasa, China kemudian mengirimkan astronautnya untuk tinggal di sana.

Dalam perkembangan yang terbaru, astronaut China yang berada di dalam Tianhe sukses melakukan uji spacewalk pertama kali dan membuat negara itu mengukir sejarah baru.

Tiga astronaut China berada di dalam Tianhe

china astronaut, astronot, tianhe, spacewalk, antariksa
Tiga astronaut China yang menjalankan misi Shenzhou 12 (Wikipedia.org)

Pada hari Rabu, 16 Juni 2021, pesawat antariksa atau luar angkasa China yang bernama Senzhou 12 membawa tiga astronaut menuju modul stasiun luar angkasa Tianhe.

Mereka meluncur dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut China. Pesawat tersebut naik menembus langit dari landasan dengan roket Long March 2F pada pukul 21:22 waktu Beijing.

Tiga astronaut China tersebut adalah Liu Boming, Tang Hongbo dan komandan yang bernama Nie Haisheng.

Dalam kabar yang disampaikan oleh Xinhua pada Selasa, 15 Juni 2021, Nie Haisheng mengatakan "kami merasa terhormat memimpin serangkaian misi berawak untuk pembangunan stasiun ruang angkasa, dan kami memiliki banyak harapan," katanya.

Tiga astronaut China itu memiliki misi untuk mengembangkan stasiun ruang angksa Tianhe karena stasiun tersebut akan dikembangkan menjadi lebih besar dari saat ini.

Pada 17 Juni, Shenzhou 12 sukses merapat di Tianhe dan tiga astronautnya sukses memasuki stasiun ruang angkasa tersebut. Mereka akan berada di sana dalam misi selama tiga bulan.

Misi Spacewalk pertama stasiun ruang angkasa China

astronaut china, spacewalk, pertama, tianhe, stasiun ruang angkasa, antariksa
Spacewalk astronaut China di luar Tianhe (Twitter.com/Zhengguan News)

Setelah berada di dalam modul Tianhe, tiga astronaut China itu segera bergegas dan bersiap untuk melanjutkan misi lain, yakni memasang peralatan untuk mengembangkan stasiun ruang angkasa Tianhe.

Rencananya, China akan membuat delapan peluncuran lagi, yang membawa peralatan tambahan untuk pengembangan Tianhe. Total peluncuran pembuatan stasiun ruang angkasa China adalah 11 kali peluncuran luar angkasa.

Pada hari Minggu, 4 Juli 2021, tiga astronaut China yang berada di Tianhe melakukan misi bersejarah. Dua dari tiga astronaut tersebut melakukan spacewalk untuk pertama kalinya di luar Tianhe.

Dua astronaut yakni Liu Boming dan Tang Hongbo keluar dari modul Tianhe, dan melakukan spacewalk untuk memasang peralatan. Sedangkan komandan misi yang bernama Nie Haisheng berada di dalam Tianhe untuk melakukan pengarahan, pemantauan dan pengendalian.

Hampir tujuh jam di antariksa


Ada beberapa peralatan yang harus dipasang di Tianhe untuk menyempurnakannya sebagai bagian dari teknologi yang sempurna stasiun ruang angkasa. Peralatan tersebut seperti kamera, dan peralatan lainnya.

Liu Boming dan Tang Hongbo yang bertugas di luar stasiun, segera melaksanakan misi memasang peralatan dengan bor listrik dan peralatan lain.

Menurut laporan Associated Press, dua astronaut China itu berada di luar stasiun antariksa selama hampir tujuh jam. Misi tersebut bernama ekstravehicular (EVA) yang dihabiskan tepatnya selama enam jam dan 46 menit.

Liu awalnya bekerja sendiri untuk memasang lengan robotik stasiun ruang angkasa Tianhe sepanjang 10 meter. Komandan Nie Haisheng kemudian menguji lengan robotik tersebut.

Tang Hongbo kemudian ikut bergabung menyusul Liu, bekerja sama untuk memasang peralatan lain dengan bantuan lengan robotik yang sudah sukses dipasang.

Melansir laman Space, Badan Antariksa Berawak China mengumumkan di akhir misi EVA bahwa "setelah sekitar 7 jam aktivitas di luar, awak Shenzhou 12 yang bekerja sama dengan erat berhasil menyelesaikan semua tugas yang dijadwalkan."

Spacewalk pertama China

Sebelum Liu Boming dan Tang Hongbo, sebenarnya China telah mengukir prestasi spacewalk pertama dalam misi EVA di modul orbital Shenzhou. Itu dilakukan pada tahun 2008 lalu.

Saat itu, China menerbangkan tiga astrnautnya yang bernama Zhai Zhigang (komandan), Liu Boming dan Jin Haipeng. Mereka melaksanakan misi Shenzhou 7.

Zhai Zhugang bersawa dua astronaut China tersebut meluncur ke luar angkasa pada 26 September 2008 dengan roket Long March 2F dari Jiuquan Satellite Launch Center di provinsi Gansu, China.

Zhai yang bertugas melakukan spacewalk dalam misi EVA. Sedangkan Liu Boming sesekali kepalanya terlihat di lubang palka, memberikan material yang dibutuhkan untuk Zhai.

Waktu yang dihabiskan Zhai Zhigang di luar pesawat ruang angkasa Shenzou 7 itu selama sekitar 20 menit. Misi Zhai adalah mengambil sampel uji pelumas dari lambung pesawat ruang angkasa dan menyerahkan kembali kepada Liu Boming. Zhai kemudian mengibarkan bendera China.

Kini Liu Boming kembali menuju luar angkasa dengan awak astronaut yang berbeda seperti yang pernah ia lakukan pada tahun 2008 silam. Liu Boming melakukan spacewalk di luar modul stasiun luar angkasa Tianhe, yang itu berarti pertama kalinya dalam misi stasiun ruang angkasa tersebut.

Pada bulan Juni lalu, kepala perancang program luar angkasa berawak China yang bernama Zhou Jianping, mengatakan bahwa sementara ini China tidak mempertimbangkan partisipasi asing dalam pengembangan stasiun ruang angkasa.

Meski begitu, astronaut non-China "pasti" akan disambut di tahun-tahun mendatang. "Ada sejumlah negara yang telah menyatakan keinginan untuk melakukan itu dan kami akan terbuka untuk itu di masa depan," katanya.

Pengembangan modul stasiun ruang angkasa Tianhe milik China rencananya akan berkembang secara penuh pada Desember tahun 2022 mendatang.

Jangan lewatkan juga informasi menarik tentang 12 Fakta Planet Venus, Si Planet Neraka

Posting Komentar untuk "Astronaut China Lakukan Spacewalk Pertama di Antariksa"