Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mobil Terbang Aircar

Inovasi teknologi transportasi, telah membawa imajinasi dan fiksi ilmiah menuju teknologi nyata. Salah satunya adalah mobil terbang yang bernama Aircar. Mobil ini sukses uji coba penerbangan antar bandara.

mobil terbang aircar, aircar, teknologi mobil terbang, teknologi, klein vision

Barangkali kalian pernah mendengar informasi mengenai purwarupa atau prototipe mobil terbang. Mungkin sebagian di antara kalian tidak percaya, sebagian lain menunggu itu teknologi itu terwujud dan sebagian lainnya menganggap itu hanya rancangan saja.

Tapi sebenarnya ada yang serius mengembangkan mobil terbang. Purwarupa teknologi mobil terbang itu juga sudah dilakukan uji coba penerbangannya.

Nah, pada kesempata kali ini, tim dari Teknolemper akan memberikan informasi, bagaimana teknologi mobil terbang yang masih purwarupa tersebut, sukses melakukan penerbangannya.

Teknologi mobil terbang itu dikembangkan oleh Profesor Stefan Klein dan teknologi mobil terbang buatannya dinamakan Aircar.

Mobil terbang Aircar buatan Klein Vision

Manusia cerdas dibalik rancangan mobil terbang Aircar adalah Stefan Klein. Perusahan rintisannya bernama Klein Vision.

Stefan Klein telah bermimpi untuk membuat teknologi mobil terbang. Selama 20 tahun terakhir masa hidupnya ia habiskan untuk melakukan perancangan, penelitian dan pengembangan teknologi mobil terbang.

Stefan Klein kemudian membuat perusahaan Klein Vision untuk mewujudkan mimpinya. Rekan pengusahanya bernama Anton Zajac yang jadi penasihat. Di perusahaan tersebut, selain sebagai memiliki peran utama pembuatan mobil terbang, ia juga menjadi CEO atau direktu.

Kelin adalah lulusan Universitas Teknologi Slovakia pada tahun 1983. Dia kemudian belajar di Academy of Fine Arts and Design (AFAD) di Bratislava dan bertanggung jawab atas proyek penelitian inovatif yang bekerja sama dengan merek otomotif terkemuka termasuk Audi, Volkswagen, dan BMW.

Perjalanan untuk meciptakan mobil terbang Klein bermula pada tahun 1989 silam dengan purwarupa AeroMobile I, lalu pada tahun 1998 membuat AeroMobile II dan pada tahun 2016 menciptakan Aircar.

Aircar ini dianggap sebagai puncak teknologi mobil terbang yang diciptakan, dan berusaha untuk diwujudkan dalam produksi masal. Aircar harus melakukan beberapa uji coba untuk memastikan kemampuannya dan keselamatannya.

Spesifikasi mobil terbang Aircar

Konsep utama Aircar adalah sebuah mobil yang dapat berubah menjadi pesawat terbang. Mobil itu memuat dua penumpang dengan batas maksimum kapasitas adalah 200 kilogram.

Dalam berubah menjadi pesawat terbang, Aircar setidaknya membutuhkan waktu sekitar dua menit 15 detik. Ini termasuk membuka sayap dan persiapan lainnya.

Mobil terbang Aircar menggunakan mesin dari BMW dengan daya 160 horsepower. Mobil tersebut memiliki baling-baling tetap dan parasut balistik.

Aircar seperti layaknya pesawat terbang, dia membutuhkan landasan pacu untuk memulai penerbangannya. Tidak seperti drone-taksi yang bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal.

Pengembangan purwarupa Aircar dilakukan selama dua tahun, dengan biaya 2,38 juta dolar atau sekitar Rp34,4 miliar.

Sukses uji coba terbang selama 35 menit

Untuk memastikan mobil terbang Aircar dapat diproduksi secara massal, purwarupa itu perlu melakukan serangkaian uji coba, khususnya dalam penerbangan. Pada 28 Juni 2021, Aircar melakukan uji coba terbang dari bandara Nitra menuju bandara ibukota Bratislava di Slovakia.

Jarak antara dua bandara itu adalah 90 kilometer. Aircar dikendalikan langsung oleh Stefan Klein dan berhasil menempuhnya dalam waktu 35 menit. Selama terbang, Aircar mampu memiliki kecepatan sampai 170 kilometer per jam.

Bahan bakar mobil terbang Aircar adalah bensin biasa. Menurut pernyataan Stefan Klein, selama melakukan penerbangan tersebut, "normal" dan "sangat menyenangkan."

Aircar dalam penjelasan Stefan Klein mampu terbang sejauh 1.000 kilometer dengan ketinggian 8.200 kaki atau 2.500 meter. Sejauh ini, Aircar telah melakukan uji terbang selama 40 jam.

Setelah Aircar sukses melakukan penerbangan dari Nitra menuju Bratislava, mobil terbang itu kemudian kembali melipat sayap dan melakukan perjalanan ke kota untuk melakukan konferensi persnya.

Dalam komentar wakil CEO Klein Vision, Andre Zajac, kepada CNN dia mengatakan "AirCar bukan lagi sekedar pembuktian konsep. Ini telah mengubah fiksi ilmiah menjadi kenyataan."

Peluang masa depan mobil terbang Aircar

Konsep mobil terbang yang dibuat oleh Klein Vision banyak dipuji oleh para pebisnis dan para ahli. Kepala eksekutif Hyundai Motors Eropa yang bernama Michael Cole menyebut konsep itu "bagian dari masa depan kita." Dia juga mengatakan bahwa mobil terbang adalah solusi dalam mengurangi kapadatan di jalan raya.

Morgan Stanley, salah satu perusahaan konsultan bisnis pernah memperkirakan peluang bagus pasar mobil terbang di masa depan pada tahun 2019 lalu. Dalam sektor ini, menurut perusahaan tersebut, bisa bernilai 1,5 triliun dolar AS atau setara Rp21,7 kuadriliun pada tahun 2040 mendatang.

Andre Zajac, wakil perusahaan Klein Vision juga berkomentar bahwa "ada sekitar 40.000 pesanan pesawat di Amerika Serikat saja. Dan jika kita mengubah 5 persen dari itu, untuk mengubah pesawat menjadi mobil terbang-kita memiliki pasar yang besar."

Seorang ilmuwan Inggris bernama Stephen Wright yang menjadi peneliti senior di bidang avionik dan pesawat terbang, di University of the West of England, mengomentari keberadaan mobil terbang Aircar. Menurutnya, mobil terbang tersebut adalah "anak cinta dari Bugatti Veyron dan Cesna 172."

Wright menekankan pentingnya sertifikasi kelayakan terbang mobil tersebut. Menurutnya, mobil terbang Aircar sangat keren dan yang dibutuhkan saat ini membuatnya terbang selama jutaan jam tanpa insiden dengan seorang sopir didalamnya.

Wright menunggu mobil terbang Aircar mendapatkan sertifikasi layak terbang, yang membuktikan bahwa teknologi tersebut aman untuk terbang dan aman untuk dijual.

Mungkin di antara kita ada yang sudah tidak sabar untuk bisa melihat teknologi mobil terbang. Saat ini, hal tersebut bukanlah mustahil dan tinggal menunggu apakah mobil terbang akan diproduksi secara masal untuk mengurai kepadatan jalan raya.

Dapatkan informasi menarik lain tentang mobil listrik Ioniq 5, Mobil Listrik Hyundai yang Siap Meluncur

Posting Komentar untuk "Mobil Terbang Aircar"