Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tiga Drone Tangguh Buatan Israel

Israel adalah salah satu negara dengan ekspor drone terbesar di dunia. Israel memiliki banyak tipe drone serang yang digunakan di sektor militer. Ada tiga drone tangguh yang dibuat Israel yakni Heron, Hermes 450 dan Hermes 900.

drone buatan israel, hermes, heron


Drone atau pesawat nirawak adalah salah satu senjata paling modern saat ini. Banyak negara telah berlomba untuk membuat drone yang canggih untuk merajai pertempuran udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan.

Di antara negara-negara yang secara ekspansif menciptakan inovasi drone adalah Amerika Serikat (AS), China, Rusia, Turki, dan Israel.

Israel telah banyak mengembangkan drone untuk kebutuhan militer. Bahkan drone-drone buatan Israel memiliki kemampuan jelajah ribuan kilometer.

Selain itu, Israel juga salah satu negara di dunia yang dengan jumlah besar menjual drone untuk negara lain, sembari memberikan pelatihan kendali untuk negara yang membeli teknologi dari mereka.

Berikut ini, tim Teknolemper telah menelusuri jejak drone produksi Israel. Tiga drone akan kami jabarkan spesial untuk Kisanak yang ingin mencari tahun informasinya. Simak sampai habis artikel ini.

Drone Hermes 450

Dari tiga daftar drone produksi Israel yang akan kami sampaikan, pertama adalah Elbit Hermes 450 atau yang biasa disebut Hermes 450.

Drone ini adalah asli buatan Israel di bawah perusahaan bernama Elbit System. Karena itu drone disebut Elbit Hermes 450.

Dia masuk dalam drone menengah yang dirancang secara taktis untuk dapat bertahan lama. Dalam situs resmi perusahaan, drone ini telah memiliki pengalaman terbang sebanyak lebih dari 300.000 jam.

Beberapa informasi menyebutkan bahwa drone Hermes 450 dapat bertahan dalam misi selama 20 jam. Tetapi dalam informasi di situs resminya, drone ini mampu bertahan dalam 17 jam.

Ada banyak sensor yang dimuat di dalam drone Hermes 450. Beberapa di antaranya adalah sensor optik, inframerah, komunikasi, intelijensi, target radar, peperangan elektronik serta sensor lainnya.

Desain Hermes 450 mengikuti drone-drone sebelumnya yang memiliki kesamaan luar dengan drone AS yang bernama Predator. Badan pesawat berbentuk tabung yang menyimpan muatan berbagai radar tersebut.

Panjangnya 6,1 meter dan rentang sayapnya mencapai 10,5 meter. Berat kotor ketika lepas landas adalah 550 kilogram dan kapasitas bahan bakarnya 105 kilogram.

Jika drone ini dipersenjatai, maka kemungkinan besar rudal yang dipakai adalah rudal Hellfire yang identik dengan rudal helikopter serang Apache, yang memiliki fungsi menghancurkan tank.

Saat ini, Hermens 450 telah digunakan secara luas di lini militer Israel. Drone tersebut juga telah diturunkan ke medan perang seperti di Gaza, dan Perang Lebanon pada tahun 2006. Drone juga digunakan oleh Azerbaijan dalam perang melawan Armenia di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh.

Sudah ada banyak negara yang menggunakan drone Hermes 450. Di kawasan Asia Tenggara, Singapura, Thailand, Filipina adalah pengguna drone 

Drone Heron TP

Drone selanjutnya yang diproduksi oleh Israel adalah Heron TP. Drone ini dibuat oleh perusahaan Israel Aerospace Industries (IAI).

Angkatan Udara Israel telah menggunakan drone Heron TP dan banyak negara lain juga telah membeli teknologi pesawat nir awak tersebut.

Heron TP adalah drone multi-peran. Dia sanggup terbang sampai ketinggian sekitar 14000 meter dan sanggup beroperasi dalam segala cuaca.

Kemampuan Heron TP lebih unggul jika dibandingkan dengan Hermes 450. Heron TP memiliki daya bertahan selama misi lebih dari 30 jam. 

Berbagai misi strategis dapat dikerjakan oleh drone tersebut. Misi-misi itu diantaranya termasuk pengumpulan data demi kepentingan intelijensi, akuisisi target dan pengintaian, membawa berbagai muatan (seperti rudal misalnya), dengan tingkat keandalan yang tinggi.

Jangkauan drone Heron TP dapat lebih dari 1000 kilometer. Jadi pesawat nirawak ini dapat dikendalikan dari Anyer, Banten, untuk diterbangkan dalam misi di atas langit Banyuwangi.

Panjang drone Heron TP adalah 14 meter dengan rentang sayap mencapai 26 meter. Maksimum berat lepas landas adalah 5.670 kilogram dan maksimum muatan adalah 2.700 kilogram.

Jadi drone ini lebih terlihat seperti sebuah pesawat jet pribadi ukuran kecil karena beratnya lebih dari 5 ton.

Sejak tahun 2016, drone Heron TP sudah muncul dalam expo di berlin dan pesawat nirawak ini sudah banyak diproduksi untuk di jual ke berbagai negara.

Semua muatan sensor canggih yang ada di tubuh drone Heron TP dapat menyampaikan informasi secara real-time dari medan pertempuran ke ruang kontrol pesawat nirawak.

Rudal yang bisa dibawa oleh drone Heron TP adalah Rafael Spike, atau bisa juga diber muatan rudal lain yang setara.

Saat ini, negara yang telah mengoperasikan drone Heron TP ada banyak Azerbaijan adalah salah satu di antaranya. Kemudian India, Brasil dan Kolombia juga telah memesannya.

Di Asia Tenggara, negara yang membeli drone Heron TP dari Israel adalah Singapura dan Vietnam.

Drone Hermes 900

Drone tangguh buatan Israel yang ketiga adalah Elbit Hermes 900 atau biasa disebut Hermes 900. Drone ini adalah pengembangan dari Elbit Hermes 450, dengan kemampuan yang semakin ditingkatkan.

Untuk Hermes 900, drone ini jelas lebih tangguh dari pendahulunya. Drone Hermes 900 dapat bertahan dalam misi selama sekitar 36 jam sampai 40 jam. Jangkauan misi yang bisa dilakukannya sekitar 300 kilometer.

Panjang drone adalah 8,3 meter dan rentang sayapnya yakni 15 meter. Berat lepas landas adalah 1.180 kilogram dengan muatan maksimum sampai 350 kilogram.

Penerbangan perdana untuk drone Hermes 900 dilakukan pada Desember 2009 dan mampu terbang dengan ketinggian sekitar 10.000 meter.

Berbagai sensor pendukung ditanam di dalam tubuhnya dan dia dapat bekerja dalam semua kondisi cuaca yang buruk sekalipun. Jika drone Hermes 900 ini dibekali dengan rudal, maka kemungkinan rudal yang dipasang adalah Rafael Spike yang dapat menghancurkan tank.

Di Asia Tenggara, Filipina adalah salah satu pengguna Hermes 900. Pada tahun 2020 lalu, mereka telah menerima tiga drone Hermes 900 dengan nilai kontrak sekitar 175 juta dolar atau Rp2,4 triliun.

Israel adalah salah satu negara yang mengekspor drone buatannya. Data itu diketahui sejak tahun 2013 lalu. Bahkan sampai tahun 2017, Israel masih tetap menduduki sebagai salah satu negara yang menjual teknologi drone untuk negara lain dalam jumlah terbesar.

Posting Komentar untuk "Tiga Drone Tangguh Buatan Israel"