Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Fakta unik NASA, Badan Antariksa Amerika Serikat

NASA adalah salah satu badan antariksa terkemuka di dunia. Badan antariksa ini berdiri pada tahun 1958 silam. Sampai saat ini, NASA terus melakukan penelitian dan pengembangan teknologi antariksa yang terdepan.

Ilustrasi (Unsplash.com/NASA)

Setelah Perang Dunia Kedua, Amerika Serikat dan Uni Soviet terlibat dalam Perang Dingin. Salah satu kompetisi utama dalam perang tersebut adalah persaingan pengembangan teknologi antariksa.

Soviet lebih dulu lebih unggul dari pada Amerika Serikat. Soviet menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan satelit ke luar angkasa. Nama satelit tersebut adalah Sputnik.

Setelah itu, Amerika Serikat meluncurkan satelit pertama Explorer 1 dan kemudian baru membentuk NASA yang secara resmi berdiri pada 1 Oktober 1958. Sejak itu, NASA terus maju untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa sampai saat ini.

Berikut ini ada 10 fakta unik NASA, badan antariksa milik Amerika Serikat yang mungkin belum kamu ketahui.

1. NASA membuat Proyek Merkurius

Baru satu minggu NASA terbentuk, badan antariksa AS itu tancap gas. Pada 7 Oktober 1958, NASA mengumumkan Proyek Merkurius.

Tujuan proyek tersebut adalah menerbangkan pesawat ruang angkasa manusia ke dalam penerbangan orbit sekitar Bumi.

Tujuan lainnya adalah untuk mengamati kinerja manusia dalam kondisi seperti itu, serta memulangkan kembali manusia dan pesawat ruang angkasa dengan aman. Ini adalah proyek jangka panjang dari NASA.

2. Para astronot pertama NASA

Pada 9 April 1959, NASA mengumumkan Mercury Seven atau kelompok astronot awal. Mereka adalah Scott Carpenter, L. Gordon Cooper Jr., John H. Glenn Jr., Virgil “Gus” Grissom, Walter Schirra Jr. , Alan Shepard Jr. dan Donald Slayton.

Tujuh orang itu dipilih berdasarkan 32 kandidat. Mereka semua rata-rata pilot uji militer. Sebelum para astronaut itu sempat terbang ke luar angkasa, Uni Soviet telah mendahuluinya pada 12 April 1961. Kosmonot Soviet bernama Yuri Gagarin. 

Kurang dari satu bulan kemudian, pada 5 Mei 1961, Amerika Serikat menerbangkan astronaut Alan Shepard. Pada tanggal 20 Februari 1962, John Glenn menjadi orang Amerika Serikat pertama yang mengorbit Bumi.

3. Pesawat luar angkasa berawak

Ilustrasi (Unsplash.com/NASA)

Bermula dari roket yang mengantarkan satelit, NASA meluncurkan program membuat wahana antariksa berawak. Hasil dari program tersebut adalah Freedom 7. Wahana antariksa inilah hasil dari Proyek Merkurius pertama.

Pilot yang berada di wahana antariksa itu adalah astronaut Alan. B. Shepard. Dia menjadi orang Amerika Serikat pertama yang diluncurkan ke luar angkasa.

Roket dan wahana tersebut meluncur dari Pusat Peluncuran Antariksa Cape Canaveral, Amerika.

4. Berjalan di luar angkasa

Pada tahun 1960-an, AS terus membuntuti kemajuan Uni Soviet. Pada 3-7 Juni 1965, dalam Misi Gemini, AS melakukan misi astronaut berjalan di luar angkasa.

Astronaut yang melakukannya adalah Edward H. White II. Dia keluar dari wahana antariksa dan berjalan di wahana tersebut ketika terbang di luar angkasa.

Orang pertama yang berjalan di luar angkasa bukan dari Amerika, tapi dari Soviet. Dia adalah kosmonaut Alexei Leonov.

Dia membuat sejarah dengan perjalanan itu pada 18 Maret 1965. Dia berada di luar wahana antariksa selama sekitar 12 menit.

5. Tragedi Apollo 1

Ilustrasi (Pexels.com/Pixabay)

Teknologi roket dan luar angkasa adalah teknologi yang mahal dan bisa dibilang sangat berisiko. Tapi ambisi manusia untuk mencapai planet-planet luar angkasa tak terhentikan.

Badan antariksa tetap mengirim astronautnya ke luar angkasa dengan wahana antariksa berawaknya.

Tapi tidak semuanya berjalan lancar. Pada 27 Januari 1967, wahana antariksa Apollo 1 milik NASA terbakar.

Ada tiga astronaut yang ada di dalamnya yakni Letnan Kolonel Grissom, Letnan Kolonel White dan Roger B. Chaffee. Semua astronaut itu meniggal dunia.

6. Manusia mengelilingi Bulan

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh manusia adalah rasa semangat dan ego yang tinggi, yang kadang tidak mau dikalahkan oleh kegagalan.

Meski NASA pernah mengalami kegagalan dan kehilangan tiga astronautnya, mereka kembali terbang ke luar angkasa.

Misi kali ini melibatkan wahana antariksa Apollo 8 pada 24 Desember 1968. Astronaut yang dibawa dalam wahana itu adalah Jim Lovell dan Bill Anders. Misi mereka adalah terbang mengitari orbit bulan.

Misi itu sukses sehingga mereka menjadi orang Amerika pertama yang melakukannya.

7. Manusia mendarat di Bulan

Ilustrasi (Pexels.com/Pixabay)

Upaya Amerika terus menjadi negara yang unggul tak berhenti dilakukan. Mereka terus bersaing dengan Soviet dan berharap menjadi lebih baik dalam perlombaan teknologi antariksa.

Pada 16-24 Juli 1969, NASA kembali meluncurkan misi dengan wahana antariksa Apollo 11. Pada 20 Juli 1969, Lunar Module dalam wahana itu berhasil mendarat di permukaan Bulan.

Dua astronaut Amerika yakni Neil A. Armstong dan Edwin E "Buzz" Aldrin Jr mendarat di permukaan Bulan. Armstrong menjadi manusia pertama yang berjalan di bulan.

8. Kerjasama AS-Soviet

Meski selama puluhan tahun terus bersaing, tidak selamanya dilakukan oleh AS dan Soviet. Mereka berdua pernah melakukan kerjasama dalam misi penerbangan luar angkasa yang dikelola oleh dua negara.

Misi itu adalah misi Uji Coba Apollo-Soyuz (Apollo–Soyuz Test Project (ASTP). Ini adalah kerjasama bersejarah setelah Soviet dan AS terus-menerus bermusuhan dalam Perang Dingin.

Dalam proyek itu, tiga astronaut NASA Tom Stafford, Deke Slayton dan Vance Brand meluncur dan bertemu kosmonaut Rusia Aleksey Leonov dan Valeriy Kubasov yang ada di kapsul Soyuz. 

Modul docking dari wahana antariksa buatan AS yang dirancang bersama memenuhi tujuan teknis utama misi, menunjukkan bahwa dua kapal yang berbeda dapat berlabuh di orbit antariksa.

9. Wahana antariksa berawak yang dapat digunakan kembali

Amerika Serikat masih terus melakukan pengembangan teknologi eksplorasi luar angkasa. Mereka membuat Space Shuttle Columbia, sebuah wahana antariksa berawak yang bisa diluncurkan ke luar angkasa, mendarat ke bumi, dan bisa lagi diterbangkan ke antariksa dengan misi selanjutnya.

Wahana antariksa itu meluncur pada 12 April 1981. Space Shuttle itu membawa astronaut John W. Young dan Robert L. Crippen.

Space Shuttle Columbia dalam misi STS-107 mengalami kecelakaan hebat saat masuk kembali ke Bumi.

Tujuh astronautnya tewas, yakni Komandan Rick Housband, pilot Willie McCoool, Kalpana Chawla, Laurel Clark, Mike Anderson, David Brown dan Ilan Ramon.

10. NASA pensiunkan Space Shuttle

Selama karir NASA, ada beberapa wahana pesawat ulang-alik atau Space Shuttle yang telah dibuat. Di antaranya adalah Atlantis, Discovery dan Endeavour.

Tapi pada September 2010, semua armada itu dipensiunkan dari layanan.

Untuk penerbangan astronautnya, NASA kemudian bekerja sama dengan Rusia, menumpang di roket milik Rusia.

Sampai SpaceX membuat roketnya, tidak ada astronaut AS yang terbang dari negara AS tetapi terbang di negara lain, khususnya menumpang roket Rusia.

Posting Komentar untuk "10 Fakta unik NASA, Badan Antariksa Amerika Serikat"