Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Fakta Hebatnya Drone Orlan-10 Milik Rusia

Rusia adalah salah satu produsen peralatan militer terkemuka. Banyak drone yang telah dikembangkan, baik itu drone serang atau drone intelijen untuk pengintaian. Salah satunya adalah drone Orlan-10.

drone orland-10, drone, Rusia, Orlan-10, drone orlan-10 Rusia

Kendaraan udara tak berawak (UAV) telah menjadi salah satu kebutuhan utama dalam peralatan militer terbaru. Teknologi UAV atau drone memiliki banyak keuntungan yang bisa meminimalisir korban tapi juga bisa memberi efek mematikan bagi musuh.

Angkatan bersenjata Federasi Rusia telah mengembangkan drone sejak lama. Salah satu teknologi drone tersebut adalah Orlan-10 yang telah diproduksi sejak tahun 2010 lalu. Beberapa varian ekspor juga telah dibuat dan dikirim.

Berikut ini adalah lima fakta drone Orlan-10 yang diproduksi dan dimiliki oleh Rusia.

1. Drone Orlan-10 Dibuat Usai Perang Georgia

Pada tahun 2008, Rusia terlibat dalam Perang Georgia. Itu adalah perang cepat yang membuat Rusia mengintervensi dan membantu kelompok pejuang di Ossetia Selatan dan akhirnya terlibat perang dengan Georgia.

Dari perang itu, Georgia mengoperasikan drone Hermes-450 buatan Israel dan dinilai menunjukkan hasil yang baik selama pengintaian. Meski begitu, beberapa dari drone Hermes itu dapat ditembak jatuh oleh Rusia.

Tapi karena hal itu, Rusia kemudian berinisiatif membuat drone pengintaian yang bisa memiliki jangkauan jauh. Akhirnya, diluncurkan program pembuatan drone dari tiga perusahaan yakni  'Eniks', STC dan Zala.

Dari tiga model yang ada, Orlan buatan STC dianggap yang paling layak. Informasi ini berasal dari seorang karyawan di State Research Institute of Aviation Systems (Moskow) bernama Dennis Fetudinov.

2. Desain Drone Orland-10 Rusia

Sebagai sebuah kendaraan tak berawak, Orland-10 terdiri dari beberapa bagian. Orlan-10 memiliki sistem peluncuran, sistem segmen kontrol datar serta muatan yang dapat ditukar.

Desain drone Orlan-10 dirancang dengan konsep modular dan memiliki konfigurasi sayap tinggi. Bagian ekornya sekilas terlihat mirip ekor pesawat pada umumnya karena memiliki penstabil vertikal.

Drone Orlan-10 memiliki rentang sayap 3,1 meter dan badan pesawatnya yang aerodimanis adalah 2 meter. Berat kosong drone Orlan-10 sekitar 12,5 kilogram dan berat lepas landas maksimum adalah 16,5 kilogram.

Antara badan pesawat dan sayapnya dapat dibongkar-pasang untuk efektivitas ketika dibawa atau dikemas ke medan tempur.

Perlengkapan drone Orlan-10 memiliki peluncur ketapel yang dapat dilipat, jadi Orlan-10 tidak meluncur dari landasan pacu. Drone ini juga memiliki sistem parasut untuk mendarat.

Maksimal ketinggian terbang drone adalah 5.000 meter dengan kecepatannya mampu mencapai 150 kilometer per jam. Durasi penerbangan Orlan-10 secara maksimum dapat beroperasi selama 10 jam. 

3. Peralatan yang Dibawa Orlan-10

drone orland-10, drone, Rusia, Orlan-10, drone orlan-10 Rusia

Orlan-10 memiliki beberapa peralatan dan yang paling utama mungkin adalah peralatan untuk perang elektronik dan mengganggu jaringan seluler.

Mengapa dibilang mungkin, karena desain modular Orlan-10 dapat dipasangi muatan yang dapat dibongkar-muat atau ditukar dengan peralatan lain dengan fleksibilitas misi yang diinginkan.

Tapi secara keseluruhan drone Orlan-10 membawa kamera siang hari, kamera pencitraan termal, kamera video, pemancar radio dan kamera lain yang memberi data intelijen, peta tiga dimensi, pengawasan dan pengintaian udara.

Semua citra yang ditangkap dari kamera atau video dan data sensor lain dikumpulkan dan ditransmikan ke stasiun kontrol darat secara bersamaan atau real-time. Tautan data yang digunakan untuk transmisi itu kadang menggunakan jaringan seluler 3G/4G.

4. Dapat Beroperasi Secara Otonom

Selama pengembangannya, drone Orlan-10 memiliki beberapa varian. Tapi secara umum kemampuan jarak jangkauan drone tersebut sekitar 120 kilometer dan dapat melakukan misi pengintaian di tempat yang sulit. Ada juga yang dapat menjangkau jarak 600 kilometer.

Dengan kemampuan itu, drone Orlan-10 termasuk dalam drone kelas menengah. Uniknya drone Orlan-10 ini dapat menjalankan misi dalam mode kendali jarak jauh dan secara otonom.

Fitur autopilot di atas drone memungkinkan Orlan-10 beroperasi secara mandiri berdasarkan titik jalan yang telah ditentukan sebelumnya. Bahkan jalur penerbangannya tetap dapat dimodifikasi operator selama penerbangan berlangsung.

Mesin Orlan-10 adalah mesin pembakaran internal dengan bahan bakar bensin. Mesin ini menggerakkan baling-baling dua bilah yang dipasang di moncong drone.

Drone ini juga dapat beroperasi dalam segala cuaca di medan yang sulit dan ekstrem, dapat bertahan pada suhu minus 30 derajat Celsius hingga 40 derajat Celsius.

5. Lebih dari 1.000 Orlan-10 Diproduksi

Apakah drone Orlan-10 bisa menembak musuh? Tidak bestie, tidak! Ini adalah drone Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR) atau drone untuk pengintaian. Meski tidak bisa menembak, keberadaan makhluk satu ini berbahaya karena bisa mengirim koordinat musuh sebagai sasaran tembak.

Sejauh ini Orlan-10 telah dikembangkan dengan berbagai varian dan untuk ekspor bernama Orlan-10E. Menurut The Defense Post, Rusia telah menyuplai militer Myanmar dengan drone tersebut pada tahun 2021 lalu.

Harga drone Orlan-10 Rusia ini berkisar antara 87.000 dolar sampai 120.000 dolar atau sekitar Rp1,2 miliar sampai Rp1,7 miliar.

Sejauh ini Orlan-10 telah diketahui pernah digunakan dalam beberapa konflik yakni konflik di Donbass pada tahun 2014, konflik Suriah, konflik Libya, juga perang Ukraina (2022). Tentara Ukraina mengklaim telah menjatuhkan beberapa drone Orlan-10 tersebut.

Posting Komentar untuk "5 Fakta Hebatnya Drone Orlan-10 Milik Rusia"