Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fakta ISRO, Badan Antariksa Milik India

ISRO adalah Indian Space Research Organization. Ini merupakan badan antariksa milik India. ISRO menjadi salah satu badan antariksa terkemuka dunia. Banyak prestasi yang diraih dan membuat rakyat India bangga.

teknologi antariksa india
roket India (Twitter.com/ISRO)

Badan antariksa dunia yang paling terkenal adalah NASA milik Amerika Serikat (AS). Selain itu, ada juga SpaceX, raksasa teknologi antariksa swasta yang dimiliki oleh Elon Musk.

Meski dua badan antariksa tersebut sangat terkenal, tapi sebenarnya ada badan antariksa lain yang juga patut untuk dibahas. Dia adalah ISRO atau Indian Space Research Organization.

ISRO atau badan antariksa India ini menjadi salah satu lembaga negara yang telah mengembangkan banyak inovasi teknologi tinggi. Ini khususnya pengembangkan roket peluncur dan satelit penjelajah.

Berikut ini adalah kisah dan fakta ISRO yang memiliki segudang prestasi.

ISRO berdiri sejak tahun 1960-an

Ambisi India untuk menguasai teknologi antariksa telah merentang selama puluhan tahun. Bahkan ketika negara itu masih muda, mereka sudah berpikir untuk mengembangkan teknologi antariksa.

Perdana Menteri Pertama India, Jawaharlal Nehru, pada 1962 meminta fisikawan Vikram Sarabhai membentuk komite penelitian luar angkasa India (INCOSPAR). Sarabhai ini kemudian disebut sebagai bapak pendiri program luar angkasa India.

Penelitian dan pengembangan teknologi antariksa India dari INCOSPAR mulai terlihat cerah pada tahun 1963. Meraka berhasil meluncurkan roket pertama di Thumba yang berada di negara bagian Kerala pada 21 November 1963.

Roket pertama India adalah Nike-Apache yang komponennya dibangun oleh NASA. Beberapa perjuangan awal peluncuran roket pertama, bahkan beberapa bagian komponen diangkut ke tempat peluncuran menggunakan sepeda.

Peluncuran satelit pertama India

Pada tahun 1969, INCOSPAR secara resmi berganti menjadi ISRO. Enam tahun kemudian, badan antariksa India itu meluncurkan teknologi satelit pertamanya. Satelit itu disebut Aryabhata, merujuk pada nama astronom India kuno.

Satelit Aryabhata diluncurkan dengan roket Uni Soviet dan melakukan ekspresimen sinar-X dan fisika matahari. Kesuksesan ini tak bertahan lama karena satelit Aryabhata hanya mampu bertahan beberapa hari di antariksa.

Teknologi roket pertama India

ISRO terus melakukan pekerjaan dengan meneliti dan mengembangkan teknologi antariksa. Pada tahun 1979, ISRO melakukan tes pertama roket orbital buatannya sendiri, alias Made in India.

Nama roket pertama itu adalah Satellite Launch Vehicle-3 (SLV-3). Roket ini merupakan teknologi mesin empat tahap yang mampu membawa muatan hingga 40 kilogram menuju orbit. Peluncuran pertama berhasil pada 18 Juli 1980 dengan membawa satelit Rohini-1.

Pengembangan roket peluncur India terus dilakukan sampai saat ini. Bahkan India juga melayani penyewaan peluncuran satelit dengan menggunakan roket buatannya. Indonesia juga pernah meluncurkan satelit dengan menumpang roket India.

Astronaut India pertama

Sejauh ini, India memiliki satu astronaut yang bernama Rakesh Sharma. Dia merupakan astronaut pertama India. Sharma adalah pilot Angkatan Udara India yang terbang bersama kosmonaut Rusia ke stasiun ruang angkasa Soviet bernama Salyut 7 pada 1984.

Selama berada di orbit Bumi, Sharma disebut melakukan beberapa kegiatan ilmiah seperti fotografi multispektral di wilayah India utara. Ini dimaksudkan untuk pembangunan teknologi pembangkit listrik tenaga air di Himalaya.

Misi India ke planet lain di tata surya

Ambisi India menjadi salah satu pemilik teknologi antariksa di dunia terus mengalir tak terbendung. Berbagai penelitian dan pengembangan teknologi terus dilakukan. Bahkan mereka juga ingin menjelajah ke planet lain.

Pada 2008, ISRO melakukan misi robotik dengan mengirim pengorbit Chandrayaan-1 ke bulan. Nama itu dipilih berdasarkan bahasa Sansekerta kuno yang berarti pesawat bulan. Teknologi itu memiliki tujuan untuk menemukan bukti molekul air di bulan.

Dalam lima tahun kemudian, ISRO menerbangkan misi pengorbit planet Mars yang bernama Mangalyaan. Teknologi kendaraan antariksa itu berhasil mencapai Mars pada tahun 2014 dan menempatkan India sebagai negara keempat yang mengirim pesawat di orbit planet Merah.

ISRO masih memiliki misi bulan selanjutnya yang bernama Chandrayaan-2. Misi ini terdiri dari pengorbit yang memetakan bulan dari ketinggian sekitar 100 kilometer. Misi juga membawa pendarat yang akan mendarat di kutub selatan bulan.

India juga masih memiliki ambisi untuk menerbangkan astronautnya sendiri dalam misi yang bernama Gaganyaan. Pemerintah India memiliki hasrat menjadi salah satu dari sedikit negara yang menguasai teknologi tersebut.

Posting Komentar untuk "Fakta ISRO, Badan Antariksa Milik India"