Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Suzuki, Bermula Teknologi Tenun jadi Teknologi Kendaraan

Meski tidak sebesar Toyota dan Honda, Suzuki adalah salah satu raksasa dunia dalam teknologi produksi kendaraan. Kiprah Suzuki dalam dunia otomotif telah terkenal dengan produksi sepeda motor dan mobil.

teknologi suzuki
Unsplash.com/Arrul Iin

Suzuki menjadi perusahaan teknologi raksasa dari Jepang yang menghasilkan mesin. Suzuki membuat mobil, sepeda motor, All-Terrain Vehicle (ATV), mesin kapal laut, kursi roda bermotor dan berbagai teknologi mesin pembakar kecil lain.

Suzuki menjadi salah satu produsen mobil terbesar di dunia. Lebih dari 45 ribu orang bekerja di Suzuki dengan sekitar 35 fasilitas produksi yang tersebar di 23 negara di dunia dan distributor yang ada di 192 negara.

Berikut ini adalah kisah Suzuki, raksasa produsen kendaraan dari Jepang yang produknya terkenal ke seluruh dunia.

Teknologi Suzuki berawal dari produsen alat tenun

Masa lalu Suzuki mirip dengan Toyota. Suzuki memulai bisnisnya sebagai produsen alat tenun kayu. Perusahaan ini terbilang tua karena telah berdiri sejak tahun 1909.

Dibandingkan dengan Honda, Suzuki jelas lebih tua karena Honda baru berdiri di tahun 1937 dan baru mulai memproduksi sepeda motornya setelah Perang Dunia II.

Pendiri Suzuki adalah Michio Suzuki. Ia lahir dari seorang petani kapas pada tahun 1887 di Hamamatsu, sebuah desa pantai yang jauh dari Tokyo. Suzuki kecil belajar pertukangan dan kemudian membangun perusahaan Suzuki Loom Company untuk memproduksi alat tenun kayu yang inovatif.

Pada 1920, perusahaan yang memproduksi teknologi alat tenun dari kayu tersebut terdaftar di Bursa Efek Tokyo. Pada tahun 1922, Suzuki merupakan salah satu produsen alat tenun terbesar di Jepang.

Suzuki mengembangkan bisnisnya dan melakukan ekspor alat tenun ke India dan Asia Tenggara. Selama 30 tahun pertama berdiri, perusahaan Suzuki fokus pada pengembangan dan produksi teknologi mesin yang kompleks tersebut.

Suzuki mulai membuat kendaraan

Sebelum Perang Dunia II, Jepang mengimpor sekitar 20 ribu mobil setiap tahunnya. Suzuki menyadari hal itu dan berpikir ada peluang bisnis untuk memproduksi mobil di dalam negeri.

Pada 1937, perusahaan penghasil teknologi mesin tenun itu kemudian meneliti mobil dengan membongkar British Austin 7. Dalam waktu dua tahun, Suzuki berhasil menyelesaikan beberapa mobil purwarupa.

Tapi ketika Perang Dunia II meletus, mobil penumpang sipil masuk dalam komoditas non esensial. Rencana Suzuki memproduksi mobil menjadi tertunda. Di akhir perang, Suzuki kembali membuat teknologi alat tenun dan mengalami peningkatan karena Amerika Serikat mengekspor kapasnya ke Jepang.

Ketika bisnis kapas menyusut pada tahun 1951, Suzuki kembali kepada gagasan untuk memproduksi teknologi kendaraan bermotor. Putra Michio Suzuki yang bernama Shunzo Suzuki, merancang mesin sepeda motor yang sederhana agar tidak mahal. Produk Power Free kemudian lahir.

Ini merupakan inovasi teknologi yang menampilkan sistem mesin dengan pedal. Pengendara dapat mengendarai sepeda tersebut dengan mengayuh dan dibantu mesin, dengan mengayuh tanpa bantuan mesin atau tanpa mengayuh dan membiarkan mesin bekerja.

Pada 1964, Suzuki memproduksi sekitar 6.000 sepeda motor per bulan dan secara resmi perusahaan berganti nama menjadi Suzuki Motor Company, Ltd.

Teknologi mobil Suzuki

Pada tahun 1955, Suzuki yang awalnya perusahaan penghasil teknologi mesin tenun itu kemudian merambah ke produk lainnya, yakni mobil. Produk pertama dari Suzuki adalah Suzulight.

Inovasi teknologi Suzulight adalah mobil ini menggunakan penggerak roda depan dengan suspensi independen di empat roda.

Pada tahun 1963, produk Suzuki yang sampai saat ini digemari oleh banyak orang dilahirkan. Produk tersebut adalah sebuah truk ringan bernama Suzulight Carry. Pada tahun 1963, Suzuki membuka anak perusahaan pertama di luar negeri, US Suzuki Motor Corp., di Los Angeles .

Di tahun 1970-an, Suzuki merambah ke pasar kursi roda berteknologi mesin dengan Suzuki Motor Chair Z600. Pada tahun 1980an, Suzuki bahkan juga memproduksi dan memasarkan teknologi generator listrik.

Di tahun 1980-an, Suzuki melakukan kerja sama dengan produsen teknologi kendaraan lainnya, yakni dengan General Motors Amerika Serikat dan Isuzu Motors Jepang. Pada tahun 1990, perusahaan ini berubah menjadi Suzuki Motor Corporation.

Maruti Suzuki yang meraih kesuksesan

teknologi suzuki
Unsplash.com/Angelo Moleele

Dalam beberapa ajang balap, produk Suzuki baik itu sepeda motor atau mobil kurang menjadi primadona. Meski begitu, produk sepeda motor mereka di kelas sports banyak digandrungi oleh konsumen.

Salah satu anak perusahaan Suzuki yang memproduksi mobil dan meraih kesuksesan besar adalah Maruti Suzuki. Perusahaan ini berbasis di Gurgaon, India. Ini merupakan anak perusahaan Suzuki yang paling berharga.

Maruti Suzuki berdiri pada tahun 1981. Pada tahun 2005-2006, perusahaan teknologi penghasil kendaraan ini bahkan menguasai 54 persen pangsa pasar mobil penumpang di Indiua. Hampir 75 ribu orang dipekerjakan Maruti Suzuki.

Beberapa produk teknologi yang dikembangkan Maruti Suzuki dan juga dijual di Indonesia adalah SX4, Grand Vitara, Wagon-R, Baleno dan Splash.

Sebagai salah satu perusahaan yang tua, produk teknologi kendaraan Suzuki terbilang muda. Dibandingkan Toyota dan Honda, Suzuki jelas lebih muda dalam bisnis kendaraan bermotor tersebut.

Posting Komentar untuk "Kisah Suzuki, Bermula Teknologi Tenun jadi Teknologi Kendaraan"