Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Planet Saturnus dan 10 Keunikannya

Planet Saturnus adalah planet keenam dari matahari. Planet Saturnus merupakan planet terbesar kedua di tata surya. Saking besarnya, meski planet ini jauh dari Bumi tapi bisa dilihat dengan mata telanjang.

planet saturnus
Unsplash.com/NASA

Ada banyak ciri khas yang bisa kamu kenali dari setiap planet di antariksa. Seperti planet Merah adalah Mars dan tentu saja planet Saturnus yang disebut planet bercincin.

Ini karena Saturnus memiliki lingkaran cicin raksasa yang berada di sekitarnya.

Planet Saturnus ini terletak di antara Jupiter dan Uranus. Dia merupakan planet yang besar dan terbesar kedua di tata surya.

Kali ini kami akan menjelaskan apa itu planet Saturnus dan tentang 10 keunikannya yang mungkin belum pernah kamu ketahui. Beberapa di antaranya sangat unik dan sangat berbeda dari planet lain.

Planet Saturnus merupakan planet gas

Keunikan yang pertama dari plnet Saturnus adalah planet ini merupakan planet gas raksasa. Melansir laporan NASA, Saturnus sebagian besar terdiri dari gas hidrogen dan helium.

Saking besarnya kumpulan gas ini, volume Saturnus jauh lebih besar dibandingkan dengan Bumi. Butuh Bumi sebanyak 760 unit untuk bisa menyamai ukurannya.

Karena Saturnus terbentuk sebagian besar berdasarkan gas, dia adalah planet yang mengapung. Jika kamu bisa membuat bak mandi yang lebih besar dari Saturnus, maka kemungkinan besar planet tersebut akan mengambang.

Planet Saturnus memiliki 82 satelit

Selain ukurannya yang raksasa, planet Saturnus juga disebut sebagai planet Rajanya Satelit atau Rajanya Bulan. Ini karena Saturnus adalah planet yang diketahui memiliki satelit atau bulan terbanyak.

Saturnus memiliki 82 satelit atau bulan. Dari jumlah itu, 53 di antaranya telah dikonfirmasi dan 29 satelit lainnya masih diteliti oleh para ilmuwan. 

Kalau kamu ingin menjadi salah satu ilmuwan antariksa, kamu bisa ikut ambil bagian dalam penelitian puluhan satelit Saturnus tersebut.

Beberapa nama satelit Saturnus adalah Titan, Pan, Atlas, Enceladus, Telesto, Janus, Mimas dan sebagainya. Titan adalah satelit terbesar dari Saturnus.

Satelit Saturnus lebih besar dari Merkurius

Pada umumnya, satelit adalah planet kecil yang mengitari planet utama. Tapi dalam kasus Saturnus, dari 82 satelitnya ada yang paling besar dan lebih besar dari planet utama.

Satelit terbesar Saturnus bernama Titan. Satelit Titan ini jauh lebih besar dari planet Merkurius. Satelit lain yang lebih besar dibanding Titan adalah Ganymede. Ini merupakan satelit milik Jupiter.

Satelit atau bulan milik Saturnus yang bernama Titan adalah satu-satunya bulan yang padat di tata surya. Satelit Titan memiliki benda cair termasuk sungai, danau dan laut. Atmosfer Titan terutama terdiri dari nitrogen dan sejumlah kecil metana.

Warna Saturnus adalah kuning kecokelatan

Banyak foto Bumi yang diambil dari luar angkasa oleh para astronot yang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Dari foto itu, Bumi terlihat biru karena banyaknya kandungan air di samudera dan lautan.

Untuk Saturnus, planet ini memiliki warna kuning kecokelatan. Jika kamu ingin membuktikannya, butuh teleskop kecil sehingga bisa melihat warna kuning pucat yang eksotis dengan sedikit warna oranye cokelat.

Warna Saturnus itu disebabkan oleh lapisan awan yang sebagian besar terdiri dari kristal amonia. Awan tingkat bawahnya adalah amonium hidrosulfida dan air. Terkadang, Saturnus juga terlihat biru mirip dengan Uranus. 

Planet Saturnus disebut juga Planet Cincin

planet saturnus
Unsplash.com/Planet Volumes

Planet Cincin atau bercincin diberikan kepada Saturnus. Meski bukan satu-satunya planet yang memiliki cincin, tapi Saturnus memiliki lebih banyak sistem cincin disekitarnya yang indah saat terlihat.

Cincin tersebut dianggap terdiri dari potongan komet, asteroid atau bulan becah sebelum mencapai planet dan terkoyak oleh gravitasi Saturnus. Cincin itu terdiri dari miliaran bongkahan kecil es dan batu yang berlapis bahan lain seperti debu.

Bongkahan-bongkahan itu dari seukuran debu sampai seukuran rumah. Bahkan beberapa di antaranya ada yang seukuran gunung.

Setidaknya ada 7 sistem cincin yang mengitari Saturnus. Mereka diurutkan dengan sebutan abjad, dari Cincin A, B, C, D, E, F, dan G. Cincin utama adalah A, B dan C.

Sedangkan Cincin D, E, F dan G lebih redup. Setiap sistem cincin tersebut relatif dekat satu sama lain tapi mereka mengorbit pada kecepatan yang berbeda di sekitar planet Saturnus.

Saturnus butuh 29 tahun untuk keliling Matahari

Karena letaknya yang jauh, planet Saturnus cenderung berjalan dengan lambat. Dalam satu kali keliling matahari (yang berarti satu tahun Saturnus), itu berarti 29 tahun di Bumi.

Untuk penjelasan lebih mudahnya, ketika kamu lahir sampai berulang tahun ke-29, di Saturnus baru satu tahun.

Tapi untuk rotasi, Saturnus sangat cepat dan lebih cepat dari bumi. Butuh waktu 10,7 jam bagi Satunus untuk berputar sekali. Jika dibandingkan dengan bumi yang sekitar 24 jam, tentu saja Satunus dua kali lebih cepat.

Penemu cincin Saturnus

Jika Satunus adalah Planet Bercincin, lalu siapa orang pertama yang pernah melihat cincin tersebut? Jawabannya adalah Galileo Galilei.

Dia pertama kali melihat cincin Saturnus pada tahun 1610 dengan teleskop kecilnya. Akan tetapi Galileo tidak dapat melihat secara jelas cincin tersebut.

45 tahun kemudian, pada 1655, seorang astronom Belanda bernama Christian Huygens adalah ilmuwan yang melihat cincin saturnus lebih jelas dengan teleskopnya yang lebih kuat. Dia mengusulkan bahwa Saturnus memiliki cincin yang tipis dan datar.

Nama lain Saturnus

Dalam beberapa budaya ilmu pengetahuan kuno, beberapa kelompok masyarakat di berbagai belahan dunia sudah ada yang mengenal planet Saturnus.

Orang Yunani mengenal Saturnus sebagai Phainon. Untuk para astrolog Hindu di India, Saturnus dikenal sebagai Shani. Dalam budaya Jepang dan China, planet ini disebut sebagai Bintang Bumi.

Arti Saturnus dalam Astrologi

Dalam kebudayaan dan ilmu yang berkembang di bidang Astrologi, Saturnus memiliki makna yang mencerminkan kebijaksanaan, disiplin dan karma.

Berpijak pada lambatnya Saturnus mengitari Matahari, ini juga bermakna bahwa Saturnus menandakan ketekunan dan kesabaran.

Banyak orang yang mempercayai ramalan Astrologi, tapi juga tak sedikit yang mencibirnya. Meski begitu, makna filosofis dari Saturnus juga tidak bisa disalahkan begitu saja karena jika tanda itu positif tentu akan membangkitkan semangat, misalnya untuk kamu yang mempercayainya.

Empat teknologi pesawat antariksa sampai ke Saturnus

Selama dalam sejarah manusia, sejauh ini diketahui hanya ada empat teknologi pesawat antariksa yang pernah mengunjungi planet tersebut. Ini khususnya terjadi karena perlombaan penjelajahan luar angkasa di abad ke-20.

Pesawat antariksa pertama yang berkunjung ke Saturnus adalah Pioneer 11 pada 1979. Ini merupakan teknologi terobosan yang dikembangkan dan diluncurkan oleh NASA.

Pesawat antariksa kedua dan ketiga juga diluncurkan oleh NASA. Mereka adalah Voyager 1 dan 2 yang meluncur pada tahun 1980 dan 1981. Sedangkan pesawat antariksa keempat adalah Cassini. Ini meluncur pada tahun 2004.

Sampai saat ini belum ada lagi upaya untuk mengeksplorasi atau mengunjungi Saturnus. Tapi NASA kabarnya akan mengirim helikopter Dragonfly pada 2026 dan akan tiba di satelit Titan pada tahun 2034.


Posting Komentar untuk "Planet Saturnus dan 10 Keunikannya"