Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal CSA, Badan Antariksa Kanada

Kanada memiliki badan antariksa bernama CSA (Canadian Space Agency). Teknologi antariksa Kanada turut membentuk peta eksplorasi luar angkasa. CSA juga berperan dalam mendirikan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

astronot atau astronaut

Selain NASA milik Amerika Serikat (AS) dan Roscosmos milik Rusia, badan antariksa lain yang memiliki teknologi tinggi adalah CSA milik Kanada.

Mungkin di antara kamu masih asing dengan CSA karena tidak terlalu mencolok. Meski CSA tidak setenar NASA atau Roscosmos, tapi agensi tersebut memiliki banyak peran penting dalam dunia teknologi eksplorasi luar angkasa.

Riset dan pengembangan teknologi ruang angkasa yang dimiliki Kanada, telah dilakukan sejak era setelah Perang Dunia Kedua. Selama puluhan tahun kemudian, mereka kemudian berhasil membentuk agensi tersebut.

Salah satu prestasi dari CSA adalah turut membangun ISS, salah satu benda buatan manusia terbesar yang saat ini melayang di luar angkasa.

Berikut ini adalah badan antariksa Kanada atau CSA.

Asal-usul program antariksa Kanada

Untuk kamu pembaca setia Teknolemper, antara tahun 1945 sampai tahun 1960, Kanada telah melakukan sejumlah proyek peluncuran roket dan satelit. Meski ukurannya kecil, tapi itu merupakan hasil inovasi teknologi dan penelitian pertahanan.

Para ilmuwan yang ada di Canadian Defense Research Telecommunications Establishment (DRTE), pada tahun 1957 membuat proyek bernama Topside Sounder atau S-27. 

Proyek ini berujung pada pengembangan satelit Kanada pertama yang bernama Lark 1. Pada tahun 1962, Kanada kemudian menjadi negara ketiga yang memiliki kemampuan peluncuran satelit ke luar angkasa setelah Uni Soviet dan AS.

Penelitian terus berlanjut dan pada 1972, Kanada meluncurkan Anik A-1. Itu membuat Kanada menjadi negara pertama di dunia yang membangun jaringan satelit komunikasi geostasioner domestiknya sendiri.

Canadian Space Agency atau CSA kemudian dibentuk pada 1989 dan pada tahun 1990, agensi itu secara resmi memiliki dasar undang-undang untuk semua aktivitasnya. Mereka bertujuan mengembangkan teknologi antariksa untuk tujuan damai.

Teknologi Canadarm dan Astronaut pertama Kanada

Sebelum secara resmi menjadi CSA, Kanada telah menjalin kerja sama dengan negara-negara Barat dalam pengembangan teknologi antariksa. 

Ini misalnya mereka menjalin kerja sama dengan Badan Antariksa Eropa atau ESA dan NASA milik AS.

Pada tahun 1969, NASA mengundang Kanada dalam program pesawat ulang-alik. Dalam program tersebut, teknologi Kanada menghasilkan Canadarm.

Canadarm sendiri merupakan lengan robot yang dikendalikan dari jarak jauh. Dengan Canadarm, astronaut dapat meletakkan satelit atau memperbaiki pesawat luar angkasa yang rusak tanpa harus keluar pesawat.

Pada 1981, teknologi Canadarm berhasil mencapai antariksa. NASA terkesan dengan hal itu dan mengundang Kanada untuk aplikasi astronaut.

Kanada akhirnya mengirim Marc Garneau yang menjadi astronaut pertama Kanada dan terbang ke luar angkasa naik pesawat ulang-alik Chalanger pada 1984.

Beberapa hal penting itulah yang jadi dasar terbentuknya CSA pada tahun 1989 dan terus berdiri sampai saat ini.

Teknologi antariksa dari CSA

Ada satu masalah penting dalam program antariksa Kanada yakni tidak adanya anggaran dana jangka panjang. Seperti yang kita ketahui, eksplorasi luar angkasa adalah hal yang mahal dan butuh banyak uang.

Meskipun kemudian CSA tidak memiliki ambisi sebanyak NASA atau Roscosmos, namun penelitian dan pengembangan teknologi antariksa mereka memiliki peran penting.

Teknologi Canadarm yang dikembangkan sejak tahun 1960-an, terus mengalami inovasi dan penyempurnaan. Canadarm terus digunakan dan sangat membantu dalam membangun stasiun ISS.

Ketika stasiun ISS beroperasi pada 1998, Canadarm adalah teknologi yang digunakan untuk membangun stasiun tersebut. 

Dalam misi paling anyar, teknologi Canadarm digunakan untuk menyebarkan sekaligus menangkap satelit, termasuk Teleskop Luar Angkasa Hubble. 

Canadarm tersebut juga digunakan oleh astronaut di ISS dalam aktivitas spacewalks untuk memindahkan astronaur dan peralatannya.

Kini versi baru Canadarm adalah Canadarm 2, sebuah lengan robot yang lebih responsif dan lebih panjang serta lebih bisa memindahkan beban yang lebih besar di luar angkasa.

Misi antariksa CSA Kanada

CSA Kanada tidak hanya bekerja sama dengan NASA dan badan antariksa lain. Namun CSA juga terlibat dalam pengembangan teknologi antariksa lainnya.

CSA memiliki laboratorium yang menjadi tempat uji coba satelit sebelum sampai ke luar angkasa. Satelit diuji, diguncang, dipanggang serta diuji lainnya sampai siap diluncurkan.

CSA Kanada juga memiliki satelit pengamatan bumi yang mampu memantai permukaan bencana alam, perubahan pertanian dan aktivitas kapal di samudera.

Dalam jangka panjang, CSA Kanada juga memiliki ambisi untuk dapat mengirim teknologi pesawat antariksa ke planet lain.


Posting Komentar untuk "Mengenal CSA, Badan Antariksa Kanada"