Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Planet Neptunus dan 10 Ciri-cirinya

Neptunus adalah planet terjauh dari Matahari. Neptunus merupakan planet kedelapan. Planet ini memiliki banyak ciri unik dan artikel ini akan menjelaskan 10 ciri tersebut.

planet neptunus
Gambar Neptunus (Unsplash.com/NASA)

Dalam sistem tata surya kita, dulu ada sembilan planet yang dikenal. Tapi ilmu pengetahuan itu telah mengalami revisi. Perlu kamu ketahui, saat ini hanya ada delapan planet dan planet terjauh adalah planet Neptunus.

Planet Neptunus telah menjadi salah satu planet yang menarik. Para ilmuwan telah mengamati dan meneliti planet tersebut selama ratusan tahun.

Banyak hal yang telah diketahui oleh para ilmuwan. Beberapa fakta tersebut akan Teknolemper sampaikan dalam tulisan ini.

Tulisan ini adalah rangkaian tulisan sebelumnya tentang seluruh planet yang ada di tata surya. Sebelum tulisan ini, Teknolemper telah menjelaskan pula planet Saturnus dan Uranus serta lainnya.

Planet Neptunus ditemukan secara tak sengaja

Sebagai sebuah benda antariksa yang jauh, planet Neptunus rupanya pertama kali diketahui secara tak sengaja. Ini terjadi pada 23 September 1864 oleh astronom Jerman bernama Johann Galle dan Heinrich d'Arrest.

Penemuan itu berdasarkan pengamatan dan penghitungan sebelumnya yang telah dibuat oleh ilmuwan dari Prancis bernama Urbain Le Verrier.

Tapi sebelum dua ilmuwan Jerman itu menemukan planet Neptunus, astonom Galileo Galilei adalah orang yang diketahui telah mengamati planet ini pertama kali.

Dia menandai planet Neptunus dalam sketsa yang dibuat pada 28 Desember 1612, dan kemudian pada 28 Januari 1613. Saat itu, Galileo tidak menganggap Neptunus sebagai planet, melainkan bintang.

Warna planet Neptunus

Gambar planet Neptunus yang sering terlihat adalah berwarna biru. Ini yang menjadi salah satu faktor mengapa ia bernama Neptunus, yakni dewa laut Romawi.

Sebelum secara resmi dinamai Neptunus, Galle mengusulkan untuk menyebut nama planet tersebut sebagai Janus.

Nama Neptunus awalnya diusulkan oleh astronom Urbain Le Verrier awalnya mengusulkan penamaan planet Neptunus, tetapi kemudian berubah pikiran dan ingin menamainya dengan namanya sendiri.

Para ilmuwan dari Inggris mengusulkan nama Ocean untuk planet Neptunus. Rata-rata usulan untuk nama Neptunus berkaitan dengan warna laut, yakni biru.

Mengapa Neptunus berwarna biru?

Dalam banyak gambar Neptunus yang tersaji di dunia internet, planet Neptunus cenderung berwarna biru. Banyak dari gambar itu didapat hasil dari pengamatan teleskop luar angkasa.

Teleskop Hubble milik NASA juga pernah mengambil foto Neptunus pada 1996 dan planet itu didominasi berwarna biru.

Warna biru yang dominan di planet tersebut adalah hasil dari penyerapan cahaya merah dan inframerah oleh atmosfer Neptunus. Atmosfer Neptunus yang menyerap cahaya merah tersebut adalah metana.

Tidak seluruhnya Neptunus berwarna biru, tapi ada juga warna semburat kuning, merah dan putih.

Ukuran Neptunus 17 kali massa Bumi

Sebagai planet kedelapan, ukuran Neptunus terbilang raksasa. Diameter Neptunus adalah 49 ribu kilometer.

Massa Neptunus adalah 17 kali massa Bumi. Secara umum, struktur planet tersebut diketahui menyerupai Uranus. Sementara atmosfer Neptunus sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium, mantelnya didominasi oleh air, metana, dan amonia.

Warna Neptunus diyakini dipengaruhi oleh keberadaan metana di atmosfernya, tetapi ada juga faktor yang tidak diketahui yang berkontribusi terhadap hal ini.

Neptunus pemilik angin tercepat di tata surya

Salah satu ciri utama dari planet Neptunus adalah keberadaan angin yang bertiup sangat cepat. Para ilmuwan memperkirakan, kecepatan maksimum angin tersebut mencapai 2.400 km/jam.

Jika dibandingan dengan di bumi, itu merupakan dua kali kecepatan suara. Angin kencang seperti itu dimungkinan terjadi berkaitan dengan panas yang berasal dari intin planet tersebut.

Neptunus memancarkan energi 2,61 kali lebih banyak dibanding yang diterimanya dari Matahari. Sifat sumber panas internal tersebut sampai saat ini masih menjadi misteri di antara para ilmuwan dan astronom.

Suhu planet Neptunus

Dalam sistem tata surya kita, planet yang paling dingin adalah planet Uranus. Meskipun Neptunus lebih jauh dari Matahari jika dibanding Uranus, tapi dia tidak lebih dingin.

Suhu permukaan planet Neptunus diketahui rata -214 derajat Celcius atau -353 derajat Fahrenheit. Neptunus disebut juga sebagai raksasa es dan merupakan planet terkecil dari planet raksasa gas.

Kembaran planet Neptunus adalah Uranus. Disebut kembaran karena didasarkan pada ukuran dan komposisi yang mirip. Medan magnet Neptunus sangat kuat, bahkan 27 kali lebih kuat dibandingkan Bumi.

Neptunus punya cincin seperti Saturnus

Planet yang memiliki cincin di luar angkasa yang paling terkenal adalah Saturnus. Tapi bukan berarti hanya Satunus saja yang memiliki fenomena tersebut.

Neptunus juga memiliki sistem cincin. Jumlahnya ada enam tetapi mereka semua redup sehingga cenderung tidak terlihat.

Neptunus juga memiliki bulan atau satelit yang berjumlah 11. Satelit terbesarnya bernama Triton.

Cuaca di Neptunus sangat aktif dan dinamis. Terkadang ada bintik-bintik gelap yang terbentuk di atmosfernya. Bintik tersebut merupakan badai yang besarnya seukuran Bumi.

Sampai saat ini, Neptunus dianggap sebagai planet yang memiliki cuaca terliar dan paling aneh.

Hujan berlian di Neptunus

Sampai saat ini belum ada peralatan yang mendarat di planet Neptunus. Hanya ada satu pesawat antariksa yang pernah memantaunya, yakni Voyager 2.

Tapi para ilmuwan memperkirakan bahwa di Neptunus yang misterius, ada hujan berlian yang tercipta.

Mengapa terjadi hujan berlian di Neptunus? Berikut ini penjelasannya.

Neptunus memiliki tekanan suhu terdalam sekita 6.727 derajat Celcius atau tekanan 6 juta kali lipat dari atmosfer bumi. Tekanan pada mantel terluarnya mencapai 1.727 derajat Celcius atau sekitar 200 ribu kali tekanan atmosfer Bumi.

Dalam kondisi seperti itu, air, metana dan amonia di Neptunus berproses menjadi kristal dan berlian. Tekanan kuat tersebut memecah molekul metana, kemudian melepaskan karbon. Karbon bersatu dengan unsur lain yang mengkristal menjadi berlian dan kemudian jatuh ke permukaan Neptunus.

Satu tahun Neptunus, ratusan tahun di Bumi

Dengan jaraknya yang jauh dari Matahari, Neptunus membutuhkan waktu sekitar 165 tahun untuk mengelilingi pusat tata surya. Ini berarti dalam satu tahun Neptunus sama dengan 165 tahun di bumi.

Tapi perputaran Neptunus pada porosnya sangat cepat. Satu hari satu malam di Neptunus berlangsung selama 16 jam saja.

Hanya satu pesawat luar angkasa yang mengunjungi Neptunus

Karena letak Neptunus yang jauh, maka diperluka teknologi dan perhitungan yang cukup sulit untuk mendatangi planet tersebut. Selain itu, pembuatan pesawat antariksa untuk mendatangi Neptunus juga butuh biaya yang mahal.

Dalam sejarah manusia modern, baru satu pesawat antariksa yang berkunjung ke planet Neptunus, yakni Voyager 2 milik NASA. Pesawat antariksa ini mendekati planet tersebut pada bulan Agustus 1989.

Pengamatan lain untuk mencari perkembangan planet Neptunus dilakukan dengan pengamatan jarak jauh dari teleskop luar angkasa.

Posting Komentar untuk "Mengenal Planet Neptunus dan 10 Ciri-cirinya"