Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Planet Kerdil, Ciri dan Contohnya

Selain delapan planet utama, ada planet lain yang telah ditemukan para ilmuwan di antariksa. Mereka disebut planet kerdil. Ini termasuk Pluto yang dulu pernah disebut planet tapi kemudian dimasukkan sebagai planet kerdil.

planet pluto
Pluto (Unsplash.com/NASA)


Planet kerdil disebut juga planet katai. Planet tersebut ditemukan setelah zaman modern berkembang dan teknologi luar angkasa semakin maju.

"Planet" adalah kata yang berasal dari Yunani kuni. Ini bermaksa "bintang pengembara." Disebut demikian karena selama ribuan tahun, orang-orang di Bumi melihat planet berubah posisi di langit malam.

Di zaman kuno, orang-orang terdahulu menemukan lima planet yakni Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus. Uranus, Neptunus dan Pluto ditemukan kemudian setelah teknologi teleskop ditemukan.

Lalu apa perbedaan planet dan planet kerdil? Berikut ini penjelasannya.

Sejarah istilah planet kerdil atau planet katai

Planet kerdil kadang juga disebut planet katai. Ini merupakan istilah baru yang terbentuk setelah melalui perdebatan banyak astronom. Sampai saat ini istilah tersebut sebenarnya masih jadi bahan perdebatan.

Istilah planet kerdil atau planet katai muncul pada tahun 2006 ketika Persatuan Astronomi Internasional menentukannya. Pada tahun tersebutlah istilah "planet kerdil" muncul pertama kali.

Menurut tulisan Vahe Peroomian di The Conversation, istilah planet kerdil itu adalah planet yang harus mengorbit Matahari secara langsung. Planet juga harus memiliki cukup ukuran besar dan berbentuk bulat.

Perbedaan planet dan planet kerdil

Secara umum, planet kerdil hampir sama dengan planet biasa. Mereka sama-sama planet yang mengelilingi Matahari, memiliki massa yang cukup besar dan bukan merupakan satelit atau bulan.

Hal yang paling membedakan adalah planet memiliki orbit yang asli, alias tidak dilewati benda langit lain. Sedangkan planet kerdil tidak demikian.

Orbit planet kerdil ketika mengelilingi Matahari, kadang orbitnya juga dilewati oleh benda langit lainnya. Jika planet biasa, mereka bisa membersihkan orbitnya untuk dilewati secara mandiri.

Ada berapa planet kerdil di tata surya?

Sejauh ini para ilmuwan menyimpulkan ada lima planet kerdil di luar angkasa. Mereka adalah Pluto, Ceres, Haumea, Makemake dan Eris.

Jumlah itu merupakan jumlah sementara. Di antariksa, masih banyak benda langit lainnya yang menjadi pengamatan. Ada ratusan kandidat lainnya yang semuanya berada di sabuk Kuiper dan memenuhi kriteria sebagai planet kerdil.

Letak planet kerdil

Semua planet kerdil yang telah diidentifikasi berada di wilayah tata surya yang berada di luar Sabuk Kuiper. 

Sabuk Kuiper adalah sebuah wilayah Tata Surya yang berada di sekitar orbit Neptunus. Objek-objek di dalam Sabuk Kuiper tersebut dinamai sebagai objek trans-Neptunus.

Pertama kali astronom yang menemukan keberadaan Sabuk Kuiper bernama Frederick C. Leonard pada 1930 dan Kenneth E. Edgeworth tahun 1943.

Kemudian pada tahun 1951, Gerard Kuiper menjelaskan sabuk tersebut merupakan sumber dari komet berumur pendek yang memiliki periode orbit kurang dari 200 tahun.

5 planet kerdil

Berikut ini adalah lima planet kerdil yang telah diidentifikasi dan dimasukkan dalam klasifikasi. Masih ada banyak benda langit lainnya di luar angkasa yang bisa dimasukkan ke dalam kelompok ini.

Ceres

Ceres ditemukan pada 1 Januar 1801. Pengumumannya penemuan tersebut dilakukan jauh sebelum Neptunus ditemukan. Selama berabad-abad, Ceres dianggap sebagai asteroid. Sejak 2006, Ceres dimasukkan dalam kelompok planet Kerdil.

Inti Ceres merupakan batu yang dilapisi mantel es. Letak Ceres berada di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Ceres membutuhkan waktu 4,6 tahun untuk mengorbit Matahari.

Pluto

Pluto pertama kali ditemukan oleh para ilmuwan pada 18 Februari 1930. Ini kemudian dianggap sebagai planet selama setidaknya 76 tahun. Namun pada 2006, Pluto kemudian dimasukkan ke dalam kelompok planet kerdil.

Pluto diketahui memiliki lima satelit atau bulan. Dia ditemukan oleh Clyde Tombaugh. Orbit Pluto menyimpang dari orbit planet biasa karena menyinggung orbit Neptunus. Pluto berada di batas Sabuk Kuiper.

Eris

Kemudian planet kerlin lainnya adalah Eris. Planet ini ditemukan pada 5 Januari 2005 dan diumumkan pada 29 Juli. Pernah disebut sebagai planet kesepuluh, tapi kemudian dimasukkan dalam kelompok planet kerdil pada 2006.

Eris sejauh ini diketahui memiliki satu bulan atau satu satelit.

Haumea

Planet kerdil selanjutnya adalah Haumea. Ini merupakan planet kerdil yang terletak di Sabuk Kuiper. Bentuk planet tersebut unik karena seperti telur ayam. Dia berotasi sangat cepat.

Ditemukan pertama kali pada 28 Desember 2004 dan diumumkan pada 27 Juli 2005, Haumea dimasukkan ke dalam kelompok planet kerdil pada 2006. Ada dua satelit atau bulan yang dimiliki oleh Haumea.

Makemake

Pada tahun 2005, tepatnya tanggal 31 Maret, Makemake ditemukan oleh para ilmuwan. Planet ini dimasukkan ke dalam kelompok planet kerdil pada 11 Juli 2008. Dia memiliki satu bulan atau satelit yang diketahui oleh para astronom.

Makemake membutuhkan waktu 310 tahun untuk dapat mengelilingi Matahari secara sempurnya. Karena letak Makemake yang sangat jauh dari pusat tata surta, permukaan planet kerdil satu ini suhunya bisa mencapai minus 240 derajat Celcius.

Posting Komentar untuk "Pengertian Planet Kerdil, Ciri dan Contohnya"